AKURAT.CO Bintang jatuh, yang juga dikenal sebagai meteor, adalah fenomena langit yang menarik perhatian kita.
Ketika benda langit memasuki atmosfer Bumi, ia menghasilkan cahaya terang yang terlihat dari permukaan planet kita.
Namun, apa yang sebenarnya membuat bintang jatuh bercahaya?
-
Gesekan Udara dan Panas:
- Ketika meteoroid (benda langit kecil) memasuki atmosfer Bumi, ia mengalami gesekan dengan udara.
- Gesekan ini menyebabkan meteoroid memanas dan terbakar. Panas yang dihasilkan oleh tekanan ram saat meteoroid memasuki atmosfer menyebabkannya bercahaya.
- Cahaya yang kita lihat sebenarnya adalah hasil dari meteoroid yang terbakar.
-
Ionisasi Lapisan Ionosfer:
- Meteoroid yang memasuki atmosfer menghasilkan tekanan ram yang kuat.
- Tekanan ini menyebabkan gesekan dengan udara di lapisan ionosfer, yang mengionisasi partikel udara.
- Ionisasi ini menghasilkan cahaya yang terlihat seperti bintang jatuh.
Jadi, bintang jatuh sebenarnya adalah kilatan meteor yang terjadi karena gesekan dan panas yang dihasilkan saat meteoroid memasuki atmosfer Bumi.
Peristiwa ini selalu menarik dan mengingatkan kita tentang keajaiban alam semesta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








