SIM PKB Guru Penggerak, Simak Pengertian dan Cara Pendaftaran Lengkap Disini

AKURAT.CO SIM PKB Guru Penggerak adalah Sistem Informasi Manajemen untuk Pengembangan Keprofesian yang Berkelanjutan.
Program ini disediakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk seluruh guru di Indonesia yang ingin mengikuti program Guru Penggerak.
Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai SIM PKB Guru Penggerak dan cara pendaftarannya:
Baca Juga: Terobosan Merdeka Belajar, Kemendikbud Kembali Luncurkan Program Guru Penggerak Angkatan 2
-
Pengertian SIM PKB Guru Penggerak:
- SIM PKB Guru Penggerak adalah sistem yang memfasilitasi pengembangan profesional dan berkelanjutan bagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di bawah Kemendikbud.
- Program ini mencakup pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan selama 9 bulan bagi calon Guru Penggerak.
- Selama program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru.
-
Cara Pendaftaran SIM PKB Guru Penggerak:
- Berikut langkah-langkah untuk mendaftar pada Pendidikan Guru Penggerak:
- Akses Situs Web: copy paste alamat ini di address bar browser internet bapak ibu, https://paspor-gtk.simpkb.id/casgpo/login.
- Login atau Registrasi: Jika sudah memiliki akun, masukkan email ([email protected]) dan kata sandi. Jika belum memiliki akun, lakukan registrasi dengan mengikuti petunjuk yang ada di situs.
- Isi Data: Isi nomor UKG (contoh: [email protected]) dan tanggal lahir.
- Verifikasi: Klik “Saya bukan robot” dan pilih “Register”.
- Persetujuan: Setelah berhasil masuk, akan muncul notifikasi persetujuan.
- Klik “Setuju dan Cetak” dan simpan file PDF yang berisi username dan password untuk login di akun SIM PKB.
- Berikut langkah-langkah untuk mendaftar pada Pendidikan Guru Penggerak:
Kesimpulan: SIM PKB Guru Penggerak adalah alat penting untuk pengembangan profesional guru.
Dengan mendaftar dan mengikuti program ini, guru dapat terus meningkatkan kompetensinya dan berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







