Akurat

Efek Main Gadget Di Usia Dini, Orang Tua Wajib Tahu

| 22 Agustus 2023, 13:00 WIB
Efek Main Gadget Di Usia Dini, Orang Tua Wajib Tahu

AKURAT.CO Kemajuan teknologi telah membawa perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pendidikan dan hiburan anak-anak. Gadget seperti smartphone, tablet dan komputer menjadi semakin umum ditemui di tangan anak-anak usia dini. Berikut ini diulas efek main gadget di usia dini yang perlu diketahui oleh orang tua.

Meskipun teknologi memberikan banyak manfaat, penting bagi orang tua untuk memahami dampak potensial dari paparan gadget pada anak-anak mereka. 

Efek Main Gadget di Usia Dini

1. Dampak kesehatan fisik dan postur tubuh

Anak-anak yang terlalu sering menggunakan gadget cenderung mengalami masalah kesehatan fisik, seperti mata kering, sakit punggung, dan leher kaku. Postur tubuh yang tidak benar saat menggunakan gadget dapat mengakibatkan masalah tulang belakang yang serius pada masa depan.

2. Gangguan tidur

Radiasi cahaya biru yang dipancarkan oleh layar gadget dapat mengganggu produksi hormon melatonin yang mengatur pola tidur. Penggunaan gadget sebelum tidur dapat menyebabkan kesulitan tidur pada anak-anak dan remaja, yang pada gilirannya dapat memengaruhi konsentrasi, mood dan performa akademis mereka.

3. Perkembangan kognitif dan bahasa

Anak-anak usia dini membutuhkan interaksi langsung dengan lingkungan sekitar untuk mengembangkan keterampilan bahasa dan kognitif. Terlalu banyak waktu yang dihabiskan di depan layar gadget dapat menghambat perkembangan ini, mengurangi kesempatan anak-anak untuk berbicara, mendengar dan berinteraksi dengan dunia nyata.

4. Ketergantungan dan perilaku agresif

Paparan yang berlebihan dapat menyebabkan ketergantungan sebagai efek main gadget. Anak-anak yang terlalu banyak terlibat dengan gadget cenderung menjadi lebih sulit mengontrol emosi dan perilaku mereka. Mereka juga mungkin lebih rentan terhadap perilaku agresif dan tidak sabar.

5. Konten tidak sesuai usia

Konten yang tersedia di internet dan aplikasi tidak selalu cocok untuk usia anak-anak. Meskipun ada alat pembatasan, anak-anak masih bisa saja terpapar konten yang tidak pantas atau berbahaya bagi perkembangan mereka. Hal ini menjadi salah satu efek main gadget pada anak-anak.

6. Gangguan perhatian dan konsentrasi

Paparan terus menerus terhadap rangsangan dari gadget dapat memengaruhi kemampuan anak-anak untuk fokus dan berkonsentrasi dalam tugas-tugas yang lebih kompleks, seperti belajar di sekolah.

7. Interaksi sosial terbatas

Interaksi sosial menjadi salah satu dampak efek main gadget. Anak-anak yang terlalu fokus pada gadget mungkin kehilangan kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan teman sebaya dan anggota keluarga. Kemampuan untuk membina hubungan sosial yang kuat menjadi penting dalam perkembangan sosial mereka.

8. Keterbatasan aktivitas fisik

Bermain di luar ruangan dan berpartisipasi dalam aktivitas fisik penting bagi perkembangan fisik dan mental anak-anak. Paparan gadget yang berlebihan dapat mengurangi waktu yang dihabiskan untuk aktivitas fisik ini.

9. Perubahan perilaku dan sikap

Anak-anak yang sering terpapar konten agresif atau tidak pantas di gadget mungkin meniru perilaku tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat membentuk sikap dan nilai yang tidak diinginkan sebagai efek main gadget pada anak-anak.

10. Pengawasan dan keterlibatan orang tua

Orang tua memiliki peran penting dalam mengatur penggunaan gadget oleh anak-anak. Pengawasan yang baik dapat membantu memastikan bahwa anak-anak mendapatkan manfaat positif dari teknologi tanpa mengalami dampak negatif yang merugikan.

Penting bagi orang tua untuk memahami dampak dari penggunaan gadget pada anak-anak usia dini. Sementara teknologi memiliki manfaatnya, paparan yang berlebihan dapat mengakibatkan masalah kesehatan, perkembangan, dan perilaku.

Dengan pengawasan yang tepat, orang tua dapat membantu anak-anak mereka menggunakan teknologi secara bijaksana dan seimbang, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dalam lingkungan yang sehat dan mendukung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R