Akurat

Bunda, Jauhkan si Kecil dari Makanan Kemasan Plastik dan Kaleng Ya!

| 5 Agustus 2018, 15:50 WIB
Bunda, Jauhkan si Kecil dari Makanan Kemasan Plastik dan Kaleng Ya!

AKURAT.CO, Mayoritas dokter anak meminta orangtua untuk membatasi penggunaan pembungkus plastik untuk makanan, dan mengurangi makanan daging olahan.

Para dokter juga menyarankan orangtua untuk mendorong anak-anak mengonsumsi buah-buahan dan sayuran dibandingkan makanan siap saji.

Anak-anak yang terbiasa makan makanan kemasan yang mengandung bahan kimia berisiko terhadap masalah kesehatan seperti obesitas. 

The American Academy of Paediatrics merilis panduan teknis mengenai bahaya bahan kimia pada makanan yang dikonsumsi anak-anak. Bahan kimia yang masuk ke tubuh anak-anak bisa mempengaruhi hormon pertumbuhan dan perkembangannya.

Asosiasi yang beranggotakan 67.000 dokter anak juga menyerukan perlunya regulasi penggunaan bahan kimia pada makanan. Parahnya, bahan kimia itu memiliki keterkaitan dengan zat adiktif. 

Hal yang paling berbahaya adalah proses pengepakan makanan dengan plastik yang mengandung bisphenol. Kemudian, makanan yang dikemas dalam kaleng juga sangat berbahaya. 

"Kabar baik adalah orangtua harus menghindari memberikan makanan yang sehat kepada anak-anak. Orangtua diminta membatasi makanan yang dikemas dengan plastik," ujar Dr. Leonardo Trasande, pakar kesehatan anak-anak dari Universitas New York, dilansir Channel News Asia, pada Minggu, (4/8).

Sementara itu, Jonathan Corley, juru bicara  American Chemistry Council, membela diri atas kritikan tersebut.

"Bahan kimia adalah urusan klinis untuk melindungi kualitas makanan. Bahan kimia diperlukan untuk penyimpanan makanan," katanya.[]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.