Akurat

Sebenarnya Kapan Usia yang Pas Anak Makan Cokelat?

| 31 Mei 2018, 15:53 WIB
Sebenarnya Kapan Usia yang Pas Anak Makan Cokelat?

AKURAT.CO, Siapa yang tak suka dengan cokelat? Rasanya yang manis dan tentunya lezat membuat cokelat disukai banyak orang. Cokelat juga merupakan makanan favorit bagi anak-anak. Namun sebenarnya kapankah cokelat boleh dikonsumsi anak-anak? Karena walaupun cokelat sendiri dikenal memiliki banyak manfaat, namun juga memiliki efek samping jika dikonsumsi berlebih, khususnya oleh anak-anak.

Dilansir dari lifealth, jika bayi Anda baru lahir, jangan pernah berpikir untuk memberikan cokelat padanya. Biarkan bayi tumbuh dan berusia minimal 2 tahun. Sebelum itu, ASI dan makanan pendamping akan menjadi yang terbaik untuknya. Setelah 24 bulan, bayi Anda akan mengembangkan sistem pencernaan dengan benar dan dapat memakan makanan yang berbeda tapi dalam jumlah yang sangat sedikit. Anda harus tahu bahwa cokelat mengandung kafein dan theobromine, yang tidak begitu baik untuk kesehatan bayi.

Senyawa theobromine memiliki sedikit efek kafein dan itu adalah stimulan yang lemah. Tetapi jika tubuh bayi Anda terlalu banyak mengandung kafein dari cokelat, itu akan jadi masalah.

Tapi, itu juga memiliki beberapa manfaat kesehatan. Ini dapat memberikan energi untuk bayi Anda dan akan memberikan anti-oksidan juga. Ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan bayi Anda yang berusia 2 tahun. Jadi kuncinya adalah, menyediakan cokelat dalam jumlah terbatas. Dark chocolate, atau cokelat hitam menjadi pilihan yang lebih baik, dibandingkan jenis cokelat lain yang memiliki nilai gula yang lebih tinggi.

 

Meningkatkan fungsi otak

Cokelat hitam memiliki senyawa seperti flavanol, yang sangat bagus untuk  fungsi otaknya. Juga, membantu meningkatkan daya memori sambil meningkatkan aktivitas kognitif umum.

 

Mengurangi kerusakan sel

Jika bayi Anda mengonsumsi dark chocolate secara teratur, itu akan membantu meningkatkan kinerja jantung dan pembuluh darah. Selain itu, flavanol hadir dalam cokelat dan mencegah pembekuan darah dan meningkatkan sirkulasi darah.

 

Bekerja seperti pengatur suasana hati

Cokelat mengatur suasana hati dengan mudah. Ia memiliki kualitas antioksidan yang sangat tinggi yang ditemukan dalam sayuran. Antioksidan ini membatasi kerusakan sel dan membantu mengeluarkan hormon yang mengubah suasana hati.[]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.