Hyundai Gencarkan Ekspor IONIQ 9 untuk Rebut Pasar EV Global

AKURAT.CO Hyundai tengah memperkuat ekspansi globalnya lewat SUV listrik tiga baris andalan, IONIQ 9. Setelah debut di Korea Selatan, model ini kini mulai dipasarkan di Amerika Serikat dan Eropa.
Meskipun peluncuran awal di Korea belum mendapat respons besar, Hyundai tetap optimistis. Produsen mobil ini fokus meningkatkan ekspor guna mendorong penjualan secara global.
Dikutip dari Electrek, Selasa (22/7/2025), seorang sumber industri menyebut Hyundai akan mempercepat ekspansi global melalui IONIQ 9. Sejak pengiriman perdana April, ekspornya langsung melonjak.
Pada Juni, Hyundai mengekspor 1.781 unit IONIQ 9, naik dari 1.482 unit di Mei dan 539 unit pada April. Kenaikan ini jadi bagian dari persiapan peluncuran resmi di Eropa dengan harga mulai £64.995 (sekitar Rp1,43 miliar).
IONIQ 9 dibekali baterai 110 kWh dengan jarak tempuh hingga 385 mil menurut standar WLTP dan 335 mil dalam standar EPA. Hal ini menjadikannya pilihan menarik di segmen SUV listrik besar.
Tak hanya Eropa, Hyundai juga fokus ke pasar AS. IONIQ 9 diproduksi di pabrik baru Hyundai di Georgia, AS, bersama model IONIQ 5 versi 2025. Produksi di pabrik Metaplant America sudah berjalan stabil sejak April.
Di AS, Hyundai telah menjual 1.013 unit IONIQ 9 hingga Juni 2025, meski mengalami penurunan penjualan bulanan dari April ke Juni. Karena itu, pasar luar negeri jadi harapan utama untuk mendorong performa penjualan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November








