Akurat

Bayar Keluarga Korban, Tesla Akhiri Gugatan Kecelakaan Mobil Otonom

Petrus C. Vianney | 14 April 2024, 19:23 WIB
Bayar Keluarga Korban, Tesla Akhiri Gugatan Kecelakaan Mobil Otonom

AKURAT.CO Tesla telah menyelesaikan gugatan yang diajukan oleh keluarga seorang insinyur Silicon Valley yang meninggal dalam kecelakaan mobil otonom perusahaan.

Tesla menyelesaikan kasus ini hanya sehari sebelum persidangan yang terjadwal, tanpa mengungkapkan jumlah pembayaran kepada keluarga korban. Perusahaan menyatakan kesediaannya untuk mengakhiri litigasi bertahun-tahun.

Dikutip dari Apnews.com, Jumat (12/4/2024), saham Tesla Inc. turun 30 persen tahun ini, turun 1 persen sebelum pasar dibuka hari Selasa, 9 April 2024.

Keluarga Walter Huang menggugat Tesla atas kelalaian dan kematian yang tidak wajar pada tahun 2019. Mereka menyalahkan perusahaan dan CEO Elon Musk atas promosi teknologi mobil self-driving Tesla yang dianggapnya menyesatkan.

Baca Juga: Tesla Kembangkan Sendiri 5G untuk Mobil Listrik dan Robotnya

Bukti menunjukkan bahwa Huang sedang bermain video game di iPhone-nya ketika kecelakaan terjadi pada Maret 2018.

Huang mengaktifkan fitur Autopilot pada Model X-nya setelah mengantar anaknya ke taman kanak-kanak. Namun, mobil keluar dari jalurnya dan menabrak penghalang dengan kecepatan lebih dari 70 mil per jam.

Huang meninggalkan istri dan dua anaknya yang kini berusia 12 dan 9 tahun. Kasus ini menimbulkan pertanyaan tentang kepercayaan yang salah terhadap teknologi otonom Tesla.

Perusahaan juga memiliki fitur opsional yang disebut Full Self Driving. Tesla menang dalam uji coba di California Selatan tahun lalu yang membahas apakah kesalahan persepsi tentang fitur Autopilot Tesla berkontribusi pada kecelakaan tahun 2019 yang melibatkan salah satu mobil perusahaan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.