Waspada! Ini Penyebab Aki Mobil Bisa Meledak

AKURAT.CO Kondisi aki yang tidak terawat tidak hanya membuat kinerja mobil jadi terganggu, tetapi juga berisiko bisa meledak. Meledaknya aki bisa terjadi secara tiba-tiba, tanpa adanya peringatan sebelumnya.
Hal tersebut tentunya akan sangat berbahaya. Apalagi jika kamu sedang berada dekat dengan mobil, aki yang meledak tidak hanya berisiko merusak mobil, tapi juga bisa melukai kamu.
Melansir dari laman Auto2000, aki bisa menghasilkan listrik dari reaksi kimia yang salah satu produk sampingannya adalah hidrogen. Hidrogen merupakan gas yang sangat mudah terbakar. Adanya panas dari reaksi kimia dalam aki, juga panas kompartemen mesin dapat membuat hidrogen ini tersembur keluar.
Bahaya timbul apabila saat itu ada percikan api di sekitar aki. Jika gas hidrogen terpercik api, maka berisiko meledak. Sumber percikan bisa saja dari aki itu sendiri, bisa juga dari keteledoran pengguna.
Pemicu percikan api lain adalah sentuhan antar plat. Dengan bertambahnya usia pakai aki, larutan asam semakin berkurang dan plat tidak lagi terendam. Ini bisa menyebabkan plat melengkung.
Ketika kunci start diputar, permintaan tenaga listrik dalam jumlah besar untuk menggerakkan motor starter bisa menyebabkan plat bengkok itu menjadi lentur, yang bisa saja bersentuhan dengan plat lain hingga menimbulkan percikan api.
Penyebab paling sering ledakan aki saat start adalah kutub-kutub aki dan kabel yang kotor. Kotoran ini menghambat jalannya arus listrik dan bisa menimbulkan loncatan bunga api. Jadi, kebiasaan untuk mengecek dan membersihkan aki secara teratur sangat menguntungkan.
Selain itu, kebiasan men-jumper yang kurang tepat juga riskan. Kebanyakan pengendara salah kaprah dengan memasang kabel jumper ke aki yang bagus, kemudian menyambungkan ke aki lemah. Hal ini bisa menyebabkan timbulnya percikan api. Maka dari itu, biasakan untuk memasang kabel jumper pada aki lemah lebih dahulu, sebelum disambungkan ke aki bagus.
Kebiasan memeriksa aki secara rutin akan sangat mempengaruhi usia pakai dan kerja perangkat ini. Saat memeriksa berikan perhatian lebih untuk memerika kebocoran elektrolit, korosi konektor, keretakan pada tutup/kotak aki dan kerenggangan pada komponen aki. Bersihkan pula kutub-kutub aki.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





