Akurat

Trump Klaim Perdamaian di Gaza Sudah Dekat, Negosiasi Masuki Tahap Akhir

Fitra Iskandar | 9 Oktober 2025, 03:34 WIB
Trump Klaim Perdamaian di Gaza Sudah Dekat, Negosiasi Masuki Tahap Akhir

 

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan keyakinannya bahwa kesepakatan damai di Gaza segera tercapai. Ia mengatakan, proses negosiasi antara pihak-pihak yang berkonflik di Timur Tengah telah memasuki tahap akhir dan berpeluang besar menghasilkan gencatan senjata.

“Kami sangat dekat untuk mencapai kesepakatan di Timur Tengah yang akan membawa perdamaian,” ujar Trump kepada wartawan di Ruang Oval Gedung Putih, saat bertemu dengan Perdana Menteri Kanada Mark Carney, dikutip dari AFP, Kamis (9/10/2025).

Menurut Trump, tim negosiator Amerika Serikat saat ini tengah berada di Mesir untuk memfasilitasi perundingan antara Israel dan Hamas. Gedung Putih sebelumnya mengonfirmasi bahwa utusan khusus Trump, Steve Witkoff, serta menantunya, Jared Kushner, terlibat langsung dalam pembicaraan tersebut.

“Ada peluang nyata bahwa kita bisa melakukan sesuatu,” kata Trump dengan nada optimistis.

Trump juga menekankan bahwa prioritas utama Amerika Serikat adalah memastikan pembebasan semua sandera yang masih ditahan oleh Hamas di Gaza.

“Kami ingin pembebasan para sandera segera. Ini bukan hanya soal Gaza, tapi langkah menuju perdamaian yang lebih luas di Timur Tengah,” tambahnya.

Mantan presiden AS itu mengatakan, dukungan internasional terhadap upaya perdamaian ini sangat besar.

“Tim kami ada di sana sekarang, dan banyak negara di dunia telah mendukung rencana tersebut,” ujarnya.

Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat akan melakukan segala upaya untuk memastikan semua pihak mematuhi kesepakatan jika gencatan senjata tercapai antara Hamas dan Israel.

“Kami akan menggunakan segala cara yang mungkin untuk menjamin semua pihak menghormati kesepakatan perdamaian ini,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.