Refleksi Dua Tahun Asta Cita, PPK Manado Ajak Masyarakat Merawat Toleransi

AKURAT.CO Perkumpulan Pemuda Keadilan (PPK) Manado membahas refleksi dua tahun Asta Cita bertema "Merawat Toleransi, Menguatkan Ekonomi Biru" di Kota Manado, pada Sabtu (31/10/2026).
Diskusi tersebut menghadirkan politisi sekaligus mantan anggota DPR RI, Kamran Mochtar Podomi, serta akademisi dan budayawan Sulawesi Utara, Reiner Emyot Ointoe.
Kegiatan itu juga ditutup dengan deklarasi penolakan terhadap hoaks dan disinformasi yang berpotensi memecah belah bangsa.
Ketua Umum PPK, Dendi Budiman, mengatakan, diskusi tersebut penting digelar untuk membahas upaya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Asta Cita.
"Pak Prabowo betul-betul ingin kedaulatan bangsa bisa diwujudkan melalui kedaulatan energi dan pangan. Semoga ini bisa terwujud," ujarnya.
Dendi berharap diskusi serupa dapat terus berlanjut, sehingga aktivis dan masyarakat sipil bisa berperan aktif dalam mewujudkan kedaulatan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
"Kita berharap, diskusi seperti ini tidak hanya berakhir di sini, tetapi terus berlanjut. Sehingga peran kita sebagai aktivis, sebagai masyarakat sipil, itu betul-betul bisa diwujudkan menuju kedaulatan kita sebagai satu bangsa dan menuju Indonesia Emas 2045," jelasnya.
Sementara itu, Kamran Mochtar Podomi menilai Asta Cita yang digaungkan Prabowo sejak dua tahun terakhir merupakan harapan besar, agar sumber daya Indonesia dapat berperan dalam berbagai aspek pembangunan.
Menurutnya, Asta Cita juga mencerminkan sisi humanis Prabowo, terutama pada poin kedelapan yang menitikberatkan penguatan toleransi.
"Untuk menuju supaya seluruh kebijakan itu dapat dieksekusi secara pemerintahan dan tidak melanggar aturan, baik aturan di dalam negeri ataupun aturan internasional, maka Asta Cita ini tidak bisa berhenti," kata Kamran.
Baca Juga: Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 2Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 3Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 6Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Harga Cabai Berangsur Turun Awal November
- 10Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia







