Wamenekraf Minta Pelaku Usaha Tak Terjebak Perang Harga: Fokus pada Otentisitas Produk

AKURAT.CO Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mendorong para pelaku usaha di Indonesia untuk tidak terjebak dalam perang harga di pasar. Dia meminta pelaku usaha lebih fokus menonjolkan keaslian produk dan potensi bahan baku lokal, agar mampu bersaing di pasar global.
"Di Indonesia ini kita tidak perlu perang harga, tetapi yang harus kita keluarkan adalah otentisitas kita, baik dari kepribadian pemilik brand maupun sebagai bangsa. USP (Unique Selling Proposition) kita ada pada bahan baku," kata Irene dalam sesi talkshow interaktif bertajuk 'Local Roots on The Rise: How Local Brands Win the Market', dikutip Sabtu (24/10/2026).
Dia menjelaskan, kebijakan hilirisasi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto sangat krusial untuk memastikan akses terhadap bahan baku hingga pengemasan (packaging) tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, namun merata di seluruh wilayah Indonesia.
Untuk itu, Kementerian Ekonomi Kreatif tengah menggalang pendataan potensi ekonomi kreatif secara nasional untuk menemukan berbagai keunikan lokal dari berbagai wilayah. Platform itu dibuat karena pemerintah kesulitan memetakan pelaku ekonomi kreatif di daerah.
"Karena kan susah ya nyari di Indonesia itu ada apa saja sih supaya pengumpulan data itu ada," imbuhnya.
Selain itu, dia juga mengimbau para pelaku usaha untuk mengubah pola pikir mengenai ekspor. Di era digital dan media sosial saat ini, ekspor tidak lagi selalu diidentikkan dengan pengiriman skala besar.
Untuk merealisasikan visi tersebut, pemerintah mengandalkan sinergi dengan platform digital, salah satunya adalah Shopee Indonesia. "Shopee juga tentunya membuka gerbongnya, kita ada beberapa kolaborasi yang akan kita lakukan," ucapnya.
Sementara itu, Shopee Indonesia terus berkomitmen untuk mendukung industri kreatif Tanah Air, salah satunya melalui Hari Ekonomi Kreatif Nasional 2026. Kampanye ini menghadirkan kurasi khusus produk-produk lokal unggulan, guna mempermudah masyarakat menemukan serta mengapresiasi karya anak bangsa.
Baca Juga: Jajan di Synchronize Fest 2026 Tak Perlu Antre, Pakai ShopeeFood Pickup
Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang, mrngatakan melalui hadirnya wadah dan kurasi khusus ini, Shopee memberikan dorongan eksposur bagi para pelaku ekonomi kreatif lokal agar produk unggulannya dapat menjangkau konsumen yang lebih luas di seluruh Indonesia.
Dukungan terhadap ekonomi kreatif lokal merupakan prioritas berkelanjutan bagi Shopee. Melalui kampanye khusus Hari Ekonomi Kreatif Nasional ini, Shopee ingin mengajak seluruh masyarakat untuk terus bangga dan memilih produk lokal unggulan.
"Kami yakin dengan memberikan panggung yang luas bagi pelaku usaha lokal untuk bertumbuh, kita dapat bersama-sama menggerakkan roda perekonomian nasional," ujar Balques.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November







