Akurat Logo

Soal Lapas Mewah Cibinong, MPR Tuntut Transparansi Fasilitas untuk Napi

Ayu Rachmaningtyas | 27 September 2026, 18:43 WIB
Soal Lapas Mewah Cibinong, MPR Tuntut Transparansi Fasilitas untuk Napi
Ketua MPR, Ahmad Muzani. - Foto: Akurat.co/Putri Dinda Permata Sari

AKURAT.CO Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, mengaku prihatin dengan temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas II Cibinong. Dia menilai, fasilitas yang ditemukan tersebut tidak semestinya diterima oleh penghuni lapas.

Dia pun mendorong adanya penjelasan mengenai fasilitas yang diberikan kepada penghuni lapas di seluruh Indonesia. Transparansi diperlukan agar dapat diketahui fasilitas apa saja yang memang menjadi hak penghuni lapas.

"Ya saya kira mungkin harus dijelaskan tentang fasilitas apa saja yang diberikan oleh lapas kepada para penghuni sehingga jika ada yang melebihi dari kapasitas itu tentu itu bisa diingatkan," kata Muzani saat ditemui dalam peluncuran buku Risalah dan Sejarah MPR RI di Gedung Merdeka, Bandung, Minggu (27/9/2026).

Baca Juga: Menteri Imipas Ancam Copot Pejabat Jika Rumah Dinas Lapas Cibinong Terbukti Jadi Fasilitas Napi

Dia juga mengatakan fasilitas yang diberikan kepada penghuni lapas juga perlu dipertanyakan, apabila berada di bawah standar yang seharusnya. Hal tersebut juga harus menjadi perhatian pemerintah terkait fasilitas yang diterima.

"Tapi sebaliknya jika ada yang kurang dari fasilitas yang diharapkan tentu bisa dipertanyakan. Saya kira itu ada baiknya juga kementerian ataupun lembaga yang bersangkutan menjelaskan tentang beberapa fasilitas, sarana yang didapatkan oleh seorang penghuni lapas di lapas itu sendiri," ujarnya.

Dia menilai setiap persoalan memiliki proses penanganan. Menurutnya, hal yang penting adalah respons cepat dari pemerintah melalui kementerian atau lembaga yang terkait. Melihat dari perkembangan yang ada, permasalahan ini juga tengah ditangani oleh lembaga atau kementerian terkait. 

"Ya semua ada prosesnya dan yang paling penting adalah respon dari pemerintah dalam hal ini kementerian, lembaga yang bersangkutan yang cepat dan seterusnya. Saya kira itu yang paling penting itu," tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.