Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 1 September 2026

AKURAT.CO Hari ini tanggal berapa Hijriah? Pertanyaan tersebut banyak dicari untuk mengetahui kesesuaian tanggal Masehi dengan kalender Islam. Pada Selasa, 1 September 2026, tanggal tersebut bertepatan dengan 19 Rabiul Awal 1448 Hijriah berdasarkan konversi Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026.
Kalender Islam 1 September 2026 masih berada di bulan Rabiul Awal 1448 H. Bulan tersebut kemudian berganti menjadi Rabiul Akhir pada pertengahan September. Berikut informasi lengkap tanggal Hijriah hari ini serta kalender Islam sepanjang September 2026.
Baca Juga: Gus Ipul Jawab Isu Cawe-cawe Istana di Muktamar ke-35 NU
Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah 1 September 2026?
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama RI, Selasa, 1 September 2026 bertepatan dengan 19 Rabiul Awal 1448 H.
Dengan demikian, jika ada yang mencari 1 September 2026 tanggal berapa Hijriah, jawabannya adalah 19 Rabiul Awal 1448 Hijriah.
Tanggal tersebut juga bertepatan dengan Selasa Legi dalam penanggalan Jawa atau 18 Mulud 1960.
Kalender Islam September 2026
September 2026 berada dalam dua bulan Hijriah, yakni Rabiul Awal dan Rabiul Akhir 1448 H. Peralihan bulan terjadi pada 13 September 2026, ketika kalender Islam memasuki 1 Rabiul Akhir 1448 H.
Berikut kalender Islam September 2026 lengkap dengan tanggal Hijriahnya:
1 September 2026: 19 Rabiul Awal 1448 H
2 September 2026: 20 Rabiul Awal 1448 H
3 September 2026: 21 Rabiul Awal 1448 H
4 September 2026: 22 Rabiul Awal 1448 H
5 September 2026: 23 Rabiul Awal 1448 H
6 September 2026: 24 Rabiul Awal 1448 H
7 September 2026: 25 Rabiul Awal 1448 H
8 September 2026: 26 Rabiul Awal 1448 H
9 September 2026: 27 Rabiul Awal 1448 H
10 September 2026: 28 Rabiul Awal 1448 H
11 September 2026: 29 Rabiul Awal 1448 H
12 September 2026: 30 Rabiul Awal 1448 H
Baca Juga: Kalender Jawa 1 September 2026: Watak Weton Selasa Legi, Benarkah Punya Karakter Kuat?
13 September 2026: 1 Rabiul Akhir 1448 H
14 September 2026: 2 Rabiul Akhir 1448 H
15 September 2026: 3 Rabiul Akhir 1448 H
16 September 2026: 4 Rabiul Akhir 1448 H
17 September 2026: 5 Rabiul Akhir 1448 H
18 September 2026: 6 Rabiul Akhir 1448 H
19 September 2026: 7 Rabiul Akhir 1448 H
20 September 2026: 8 Rabiul Akhir 1448 H
21 September 2026: 9 Rabiul Akhir 1448 H
22 September 2026: 10 Rabiul Akhir 1448 H
23 September 2026: 11 Rabiul Akhir 1448 H
24 September 2026: 12 Rabiul Akhir 1448 H
25 September 2026: 13 Rabiul Akhir 1448 H
26 September 2026: 14 Rabiul Akhir 1448 H
27 September 2026: 15 Rabiul Akhir 1448 H
28 September 2026: 16 Rabiul Akhir 1448 H
29 September 2026: 17 Rabiul Akhir 1448 H
30 September 2026: 18 Rabiul Akhir 1448 H
Mengapa Kalender Hijriah Berbeda dengan Kalender Masehi?
Kalender Hijriah dan kalender Masehi menggunakan dasar perhitungan yang berbeda. Kalender Masehi termasuk kalender solar atau syamsiah karena perhitungannya berkaitan dengan revolusi Bumi mengelilingi Matahari.
Sementara itu, kalender Hijriah menggunakan sistem lunar atau qamariah yang mengacu pada siklus peredaran Bulan. Satu bulan Hijriah umumnya memiliki 29 atau 30 hari, bergantung pada siklus bulan dan penentuan awal bulan.
Perbedaan sistem tersebut membuat jumlah hari dalam satu tahun Hijriah lebih sedikit dibandingkan tahun Masehi. Tahun Hijriah umumnya terdiri dari sekitar 354 atau 355 hari.
Akibatnya, tanggal-tanggal dalam kalender Hijriah terus bergeser jika dibandingkan dengan kalender Masehi. Inilah sebabnya bulan Ramadan, Syawal, Zulhijah, dan bulan Hijriah lainnya dapat jatuh pada waktu yang berbeda dalam kalender Masehi setiap tahunnya.
Bagaimana Menentukan Tanggal Hijriah?
Penentuan tanggal Hijriah dapat dilakukan melalui perhitungan kalender atau rukyat dan metode lain yang digunakan dalam penetapan awal bulan. Di Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Agama menggunakan sistem yang menjadi dasar penyusunan kalender Hijriah nasional.
Karena kalender Hijriah berkaitan dengan siklus Bulan, penetapan awal bulan tertentu dapat memiliki perbedaan metode di antara organisasi atau lembaga keagamaan. Oleh sebab itu, untuk kepentingan ibadah tertentu, masyarakat perlu mengikuti keputusan resmi yang berlaku.
Untuk kebutuhan kalender sehari-hari, konversi tanggal Masehi ke Hijriah dapat digunakan sebagai referensi untuk mengetahui posisi tanggal dalam kalender Islam.
1 September 2026 Rabiul Awal Tanggal Berapa?
Tanggal 1 September 2026 berada pada 19 Rabiul Awal 1448 H. Bulan Rabiul Awal masih berlangsung hingga 12 September 2026 yang bertepatan dengan 30 Rabiul Awal 1448 H.
Selanjutnya, 13 September 2026 menjadi awal bulan Rabiul Akhir 1448 H. Pergantian tersebut membuat September 2026 mencakup dua bulan dalam kalender Islam.
Dengan mengetahui konversi ini, masyarakat dapat mencocokkan tanggal Masehi dengan penanggalan Hijriah untuk berbagai kebutuhan, termasuk pencatatan agenda keagamaan dan perencanaan kegiatan.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jabodetabek 1 September 2026 Menurut BMKG, Panas hingga 36 Derajat
FAQ
Hari ini 1 September 2026 tanggal berapa Hijriah?
Selasa, 1 September 2026 bertepatan dengan 19 Rabiul Awal 1448 H.
1 September 2026 bulan Hijriah apa?
Tanggal 1 September 2026 berada di bulan Rabiul Awal 1448 H.
Kapan Rabiul Akhir 1448 H dimulai?
Rabiul Akhir 1448 H dimulai pada 13 September 2026 yang bertepatan dengan 1 Rabiul Akhir 1448 H.
Berapa tanggal Hijriah 30 September 2026?
Rabu, 30 September 2026 bertepatan dengan 18 Rabiul Akhir 1448 H.
Kalender Islam 1 September 2026 tanggal berapa?
Kalender Islam pada 1 September 2026 menunjukkan tanggal 19 Rabiul Awal 1448 H.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






