Doa Bersama Sambut HUT ke-81 RI Cerminkan Wajah Indonesia yang Rukun Beragama

AKURAT.CO Pemerintah akan menggelar Doa dan Zikir Kebangsaan sebagai salah satu rangkaian HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, yang akan dihadiri sekitar 100 ribu orang, pada hari Sabtu (1/8/2026) di Lapangan Monas, Jakarta.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam sekaligus Ketua Panitia, Abu Rokhmad, mengatakan tiap rangkaian acara yang dilaksanakan mencerminkan wajah Indonesia yang rukun dalam keberagaman.
"Momentum ini menghadirkan wajah Indonesia yang sesungguhnya. Berbeda keyakinan dan tradisi, tetapi dipersatukan oleh kecintaan yang sama kepada bangsa dan negara," kata Abu Rokhmad, Selasa (28/7/2026).
Baca Juga: Jelang HUT Ke-81 RI, Kemenag Gelar Doa dan Zikir Kebangsaan di Monas di Awal Agustus
Menurutnya, doa perlu menjadi energi yang menggerakkan masyarakat untuk menjaga kerukunan, memperkuat solidaritas, dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
"Doa harus menumbuhkan harapan, dan harapan harus diwujudkan melalui tindakan. Dari menjaga persaudaraan, membantu sesama, hingga menjalankan tanggung jawab masing-masing dengan sebaik-baiknya," katanya.
Pihaknya berharap kegiatan ini menjadi perjumpaan yang hangat bagi seluruh anak bangsa sekaligus memperkuat langkah bersama menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Baca Juga: 30 Contoh Ucapan HUT RI 2026 yang Singkat, Penuh Makna, dan Cocok untuk Caption 17 Agustus
Sebelumnya, Kementerian Agama akan menggelar Doa dan Zikir Kebangsaan sebagai salah satu rangkaian HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.
Kegiatan ini diselenggarakan di bawah koordinasi Kementerian Sekretariat Negara yang akan dihadiri sekitar 100 ribu orang, pada hari Sabtu (1/8/2026) di Lapangan Monas, Jakarta.
"81 tahun membuktikan bahwa Indonesia adalah bangsa yang terus bergerak dan tetap berdiri kuat. Doa dan zikir kebangsaan ini sebagai rasa syukur kita, sekaligus memohon perlindungan untuk terus melangkah bersama mengisi kemerdekaan ini," ujar Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin di Jakarta, dikutip Selasa (28/7/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November







