DPR Minta Pemerintah Evaluasi Fenomena SD Negeri Kekurangan Murid

AKURAT.CO Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah segera mengevaluasi fenomena banyaknya sekolah dasar (SD) negeri yang kekurangan murid pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alarm bagi pemerintah untuk menata kembali layanan pendidikan dasar nasional.
"Munculnya sejumlah sekolah dasar negeri yang tidak memperoleh siswa baru di berbagai daerah harus menjadi alarm bagi pemerintah untuk mengevaluasi kembali peta layanan pendidikan dasar nasional," kata Puan dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7/2026).
Fenomena kekurangan murid terjadi di sejumlah daerah. Di Kota Semarang, misalnya, sejumlah SD negeri hanya memperoleh kurang dari 10 pendaftar.
Di Kota Solo, Dinas Pendidikan mencatat sedikitnya delapan SD negeri kekurangan murid setelah pelaksanaan SPMB.
Sementara itu, di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terdapat 13 SD negeri dan swasta yang tidak memperoleh satu pun murid baru. Sebanyak 427 sekolah lainnya juga belum memenuhi kuota penerimaan siswa.
Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Temanggung, di mana 35 SD negeri hanya menerima maksimal lima murid baru dan satu sekolah tidak memperoleh murid sama sekali.
Di Kabupaten Sragen, sebanyak 166 SD juga mengalami kekurangan murid dengan jumlah siswa baru di bawah 10 orang.
Puan meminta pemerintah melakukan kajian menyeluruh untuk mengetahui apakah fenomena tersebut merupakan persoalan nasional atau hanya terjadi di daerah tertentu.
"Apakah memang ini merupakan gejala umum yang terjadi secara nasional, atau hanya bersifat kasuistis di beberapa daerah. Identifikasi masalah diperlukan agar penanganannya sesuai dengan kondisi yang terjadi," ujarnya.
Baca Juga: Kejagung Terbitkan Tiga Sprindik, Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Febrie Adriansyah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T










