Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 30 Juni 2026

AKURAT.CO Bagi umat Islam yang ingin menunaikan ibadah sunnah atau memperingati momen penting, mengetahui konversi penanggalan Masehi ke Hijriah sangatlah krusial.
Pada hari Selasa (30/6/2026), banyak masyarakat yang mencari kepastian tanggal Islam untuk menyelaraskan agenda ibadah mereka.
Simak rincian lengkap Kalender Islam per hari ini berdasarkan ketetapan resmi Kementerian Agama (Kemenag) RI dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.
Kalender Hijriah Hari Ini
Berdasarkan kalender unifikasi global maupun lokal yang berlaku di Indonesia, berikut adalah hasil konversi penanggalan untuk hari ini:
Tanggal Masehi: Selasa (30/6/2026)
Tanggal Hijriah Kemenag: 15 Muharram 1448 H
Tanggal Hijriah Muhammadiyah: 15 Muharram 1448 H
Menariknya, untuk akhir bulan Juni ini, tidak ada perbedaan tanggal antara versi Pemerintah (Kemenag) maupun versi Muhammadiyah.
Keduanya sepakat bahwa hari Selasa (30/6/2026) bertepatan dengan pertengahan bulan pertama dalam kalender Islam, yaitu 15 Muharram 1448 Hijriah.
Memahami Perbedaan Metode Kemenag dan Muhammadiyah
Meskipun pada Selasa (30/6/2026) tanggalnya sama, adakalanya penanggalan Kemenag dan Muhammadiyah mengalami selisih satu hari pada awal bulan tertentu. Mengapa hal itu bisa terjadi?
1. Versi Kementerian Agama (Kemenag) RI
Pemerintah Indonesia melalui Kemenag menggunakan kriteria Imkanur Rukyat MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).
Perhitungan awal bulan baru memerlukan posisi hilal minimal berada di ketinggian 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat yang kemudian dikonfirmasi melalui pengamatan langsung (rukyatul hilal).
Baca Juga: Pemerintah Turunkan Harga Gas Industri, Bukti Presiden Prabowo Dengar Aspirasi Pengusaha dan Buruh
2. Versi PP Muhammadiyah
Muhammadiyah secara konsisten menerapkan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal.
Berdasarkan metode ini, bulan baru Hijriah dianggap sudah masuk apabila ijtimak (konjungsi) telah terjadi sebelum matahari terbenam, dan pada saat matahari terbenam, piringan atas bulan sudah berada di atas ufuk, berapapun derajat ketinggiannya tanpa perlu verifikasi visual.
Pada penentuan awal bulan Muharram 1448 H yang lalu, posisi hilal saat itu sudah memenuhi kriteria kedua metode tersebut. Alhasil, awal tahun baru Islam dimulai secara serentak, sehingga tanggal 15 Muharram pun jatuh pada hari yang sama, tepat pada Selasa (30/6/2026).
Amalan Sunnah Hari Ini: Puasa Ayyamul Bidh
Karena hari Selasa (30/6/2026) bertepatan dengan tanggal 15 Muharram, ini merupakan hari terakhir pelaksanaan Puasa Ayyamul Bidh di bulan Muharram 1448 H.
Puasa sunnah ini rutin dilaksanakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 di setiap bulan komariah.
Bagi Anda yang sudah memulainya sejak hari Ahad lalu, hari Selasa (30/6/2026) adalah momen penyempurna ibadah tersebut. Keutamaan puasa tiga hari ini digambarkan dalam hadis laksana berpuasa sepanjang tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah









