Tekankan Politik Bebas Aktif, Prabowo Dorong Kerja Sama Global yang Berkeadilan

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen Indonesia untuk terus menjalankan politik luar negeri yang bebas dan aktif, serta mendorong penguatan kerja sama antarnegara.
Pesan tersebut disampaikan Kepala Negara saat menerima surat kepercayaan sembilan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Designate Resident di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Menurut Wakil Menteri Luar Negeri, Arif Havas Oegroseno, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kehadiran para duta besar yang mewakili berbagai negara sahabat, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi internasional di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Baca Juga: Budi Gunadi Bantah Isu Jadi Menkeu, Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo
"Beliau menyampaikan senang dengan kehadiran para duta besar itu mewakili banyak negara. Beliau juga menyampaikan prinsip-prinsip dasar politik luar negeri kita bebas aktif," ujar Havas, dikutip Rabu (10/6/2026).
Selain itu, Presiden Prabowo juga menekankan perlunya negara-negara di dunia memperkuat kerja sama di berbagai bidang, untuk menghadapi tantangan bersama dan menciptakan tatanan dunia yang lebih adil.
"Beliau juga menyampaikan perlunya di masa sekarang ini negara-negara bekerja sama dan membuat berbagai macam kerja sama di berbagai bidang untuk menciptakan keadilan," lanjutnya.
Dia menjelaskan, penyerahan surat kepercayaan merupakan tradisi diplomatik yang lazim dilakukan di berbagai negara sebagai penanda dimulainya tugas resmi seorang duta besar di negara penerima. Surat kepercayaan tersebut ditandatangani oleh kepala negara atau kepala pemerintahan masing-masing negara.
"Jadi yang kita lakukan adalah sekarang tradisi menerima surat kepercayaan dari para duta besar, yang mereka suratnya biasanya ditandatangani oleh bisa presiden, bisa raja. Jadi tergantung dari negaranya masing-masing," jelasnya.
Baca Juga: Buku ‘Presiden Solusi’ Rekam 108 Kebijakan Prabowo Menjawab Tantangan Bangsa
Usai prosesi penyerahan surat kepercayaan, Presiden Prabowo dan para duta besar melanjutkan agenda ramah tamah dalam suasana hangat dan informal. Menurut Havas, pola tersebut merupakan praktik diplomatik yang umum dilakukan dalam setiap penyerahan kredensial.
Sementara itu, para duta besar menyampaikan salam dari kepala negara masing-masing kepada Presiden Prabowo. Mereka juga menyampaikan keinginan untuk terus meningkatkan hubungan bilateral dan memperluas kerja sama dengan Indonesia di berbagai bidang.
"Biasanya para dubes itu menyampaikan salam dari kepala negara mereka. Jadi satu persatu mereka menyampaikan salam dan juga mereka masing-masing ingin meningkatkan hubungan bilateral dengan Indonesia," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Saran Meningkatkan Kualitas dan Pemanfaatan Buku Teks dalam Pembelajaran
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








