Puan Akan Tindaklanjuti Polemik Larangan Nobar Film 'Pesta Babi'

AKURAT.CO Ketua DPR RI, Puan Maharani, akan menindaklanjuti polemik pelarangan nonton bareng (nobar) film dokumenter berjudul Pesta Babi di sejumlah daerah, yang belakangan menuai sorotan publik dan kritik dari aktivis HAM.
"Terkait dengan nobar yang sekarang sedang menjadi pembicaraan, memang yang saya dengar bahwa isi atau judul dari film tersebut tentu saja sensitif," kata Puan dalam konferensi pers, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Meski demikian, dia mengaku belum mengetahui secara detail isi film dokumenter tersebut. Namun, dia menilai apabila terdapat hal-hal sensitif yang berpotensi menimbulkan dampak negatif di tengah masyarakat, maka perlu dilakukan langkah antisipasi secara tepat.
Baca Juga: Film Pesta Babi tentang Apa? Berikut Sinopsis, Kontroversi, dan Cara Nontonnya
"Dan apa isi filmnya itu saya juga tidak tahu, namun kami akan tindaklanjuti di DPR," ujarnya.
Dia menegaskan, penanganan polemik tersebut harus dilakukan secara proporsional dan sesuai mekanisme yang berlaku. Karena itu, DPR akan meminta penjelasan lebih lanjut dari pihak terkait melalui alat kelengkapan dewan yang membidangi persoalan tersebut.
Baca Juga: Lebih Baik dari AS hingga Kanada, Probabilitas Resesi RI di Bawah 5 Persen
"Kalau memang itu kemudian membuat hal yang sensitif tersebut tidak baik di masyarakat, tentu saja harus diantisipasi dengan baik juga. Namun harus ditindaklanjuti sesuai dengan baik dan karenanya kami juga di DPR akan meminta komisi terkait meminta penjelasan terkait dengan hal tersebut," sambungnya.
Sebelumnya, pelarangan nobar film Pesta Babi di sejumlah daerah menjadi perhatian publik setelah disebut dilakukan dengan alasan tidak mengantongi izin.
Sejumlah kelompok masyarakat sipil dan aktivis HAM menilai tindakan pembubaran atau pelarangan pemutaran film dapat menghambat kebebasan berekspresi dan berkesenian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 2Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 3Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 7Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 8Prediksi Skor Wales vs Denmark 5 Oktober 2026: Duel Ketat di Cardiff
- 9Presiden Prabowo: Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun dalam Dua Tahun
- 10Prabowo Saksikan Penyerahan Hasil Penyelamatan Uang Negara Rp13,2 Triliun dari Satgas PKH









