Kelas Internasional Poltekkes Siapkan Tenaga Kesehatan Berdaya Saing Global

AKURAT.CO Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) mendorong penguatan peran Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan di Aceh sebagai pusat pengembangan talenta tenaga kesehatan yang siap bersaing di pasar global.
Wakil Menteri P2MI, Christina Aryani, mengapresiasi keberadaan kelas internasional yang dimiliki Poltekkes Aceh, baik untuk program studi keperawatan maupun kebidanan.
"Ini menjadi langkah strategis karena mahasiswa tidak hanya dibekali kompetensi teknis tetapi juga kemampuan bahasa asing seperti bahasa Inggris dan Jepang," ujar Christina, dalam keterangannya, Jumat (10/4/2026).
Menurutnya, penguasaan bahasa menjadi salah satu faktor kunci meningkatkan daya saing tenaga kesehatan Indonesia bekerja di luar negeri secara profesional dan prosedural.
Selain bahasa asing, penguatan ekosistem penempatan tenaga kesehatan juga akan didukung lewat pembentukan Migrant Center di lingkungan poltekkes.
Baca Juga: Coping Mechanism Sehat: Kunci Mengelola Stres dan Menjaga Kesehatan Mental
"Hal ini sejalan dengan kerja sama antara Kementerian P2MI dan Kementerian Kesehatan, Poltekkes Aceh akan menjadi salah satu titik pengembangan Migrant Center. Ini penting untuk memudahkan akses informasi terkait peluang kerja luar negeri, persyaratan, hingga kesiapan kompetensi," jelas Christina.
Ia menekankan nantinya kehadiran Migrant Center memperkuat peran institusi pendidikan sebagai bagian dari ekosistem penyiapan pekerja migran Indonesia, khususnya di sektor kesehatan.
Selama ini, Poltekkes Aceh telah mencetak lulusan yang berhasil bekerja di berbagai negara, seperti Uni Emirat Arab, Jepang, Qatar, Jerman, hingga Taiwan.
"Kami akan terus mendorong kolaborasi dengan dunia pendidikan untuk memastikan tenaga kesehatan Indonesia memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar global," kata Christina.
Baca Juga: Aspek Penguatan Kesehatan Mental dan Spiritual Harus Masuk RUU Sisdiknas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik







