Dongkrak Penempatan Pekerja 2026, Menaker Perkuat Program Magang Luar Negeri

AKURAT.CO Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mendorong penguatan program magang luar negeri sebagai salah satu solusi untuk memperluas kesempatan kerja bagi angkatan kerja Indonesia.
Menurutnya, program magang tidak hanya dilakukan di dalam negeri melalui program magang nasional, tetapi juga dikembangkan ke luar negeri sebagai strategi menjawab tantangan ketenagakerjaan.
"Magang luar negeri menurut kami menjadi salah satu solusi ketenagakerjaan yang kita hadapi saat ini," kata Yassierli, dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Baca Juga: Seskab Teddy Cek Program Magang Nasional di Paragon, Siap Buka Kuota untuk 100 Ribu Peserta
Dia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 pemerintah telah mengirim hampir 20.000 peserta magang ke luar negeri, dengan mayoritas penempatan di Jepang melalui jejaring lembaga pelatihan kerja (LPK) dan sending organization.
Untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan peningkatan jumlah peserta magang luar negeri, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Guna mencapai target tersebut, Kemnaker telah menyiapkan sejumlah strategi, antara lain memperkuat kerja sama dengan dinas ketenagakerjaan daerah, asosiasi, serta meningkatkan sosialisasi kepada institusi pendidikan.
Selain itu, pemerintah juga telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk mendukung program tersebut.
Baca Juga: Mengenal Program Magang Berdampak dan Cara Mengikutinya
Yassierli menambahkan, pemerintah juga akan menjajaki peluang penempatan magang di berbagai negara, meskipun saat ini fokus utama masih di Jepang. Beberapa negara seperti Jerman, Turki, dan Taiwan telah menunjukkan minat, namun masih menghadapi kendala, terutama terkait kemampuan bahasa.
"Biasanya isunya terkait bahasa, sehingga ini menjadi tantangan yang harus kita siapkan," ujarnya.
Menurutnya, pengembangan program magang luar negeri diharapkan dapat menjadi salah satu langkah konkret dalam membuka akses kerja yang lebih luas bagi tenaga kerja Indonesia di tengah persaingan global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi









