Kemenkes Ungkap 3 Penyakit Terbanyak Saat Mudik, Nomor Satu Bikin Kaget

AKURAT.CO Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merangkum penyelenggaraan pelayanan kesehatan selama libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Hasilnya, terdapat tiga penyakit terbanyak yang dialami para pemudik, yakni hipertensi, gastritis, dan cephalgia (sakit kepala).
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, mengatakan data tersebut merupakan akumulasi pelayanan kesehatan selama periode 13 hingga 23 Maret 2026.
“Dari data kumulatif tersebut, ditemukan tiga penyakit terbanyak yaitu hipertensi, gastritis, dan cephalgia,” ujar Aji dalam keterangannya, Selasa (24/3/2026).
Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi kronis yang kerap dijuluki sebagai silent killer karena sering tidak menunjukkan gejala awal.
Sementara gastritis adalah peradangan pada dinding lambung yang ditandai dengan nyeri ulu hati, mual, dan kembung.
Adapun cephalgia merupakan istilah medis untuk sakit kepala yang dapat dirasakan di area kepala, wajah, hingga leher, dengan tingkat nyeri yang bervariasi.
Aji menjelaskan, lonjakan kasus tertinggi terjadi pada pertengahan Maret. Pada 16 Maret tercatat sebanyak 4.998 kasus, disusul 17 Maret dengan 4.437 kasus, serta 18 Maret dengan 4.287 kasus.
“Setelah itu trennya cenderung menurun, dengan angka maksimal di kisaran 3.000 kasus per hari,” jelasnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono melakukan pemantauan langsung ke Posko Kesehatan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, untuk memastikan kesiapan layanan kesehatan selama arus mudik.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Taurus: Cek Keberuntungan Percintaan, Karier, Keuangan, dan Kesehatan!
Dalam kunjungan tersebut, Dante menegaskan bahwa hipertensi menjadi kasus kesehatan paling dominan, disusul diabetes dan influenza.
Ia memastikan seluruh pemudik yang mengalami gangguan kesehatan mendapatkan penanganan medis dan obat-obatan secara gratis.
“Jumlah pemudik di Jakarta diperkirakan mencapai 680.000 orang, khususnya pengguna kereta api. Di Stasiun Gambir sendiri sekitar 63.000 orang. Jika ada yang sakit selama perjalanan, ini bisa menjadi masalah besar,” ujarnya.
Selain penumpang, kesehatan petugas operasional juga menjadi perhatian utama. Berdasarkan data pemeriksaan internal PT KAI, sebanyak 277 petugas telah menjalani skrining kesehatan.
Hasilnya, 125 orang dinyatakan laik, 133 orang laik dengan catatan, dan 19 orang tidak laik bertugas.
“Ini penting karena kesehatan petugas, terutama masinis dan teknisi, sangat menentukan keselamatan perjalanan,” tambahnya.
Posko Kesehatan Stasiun Gambir sendiri telah dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari pemeriksaan umum, cek tekanan darah, gula darah, hingga layanan kesehatan gigi.
Pemudik juga diimbau memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang tersedia.
Terkait kondisi cuaca, Dante mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai panas ekstrem yang berpotensi menyebabkan heatstroke.
“Pastikan cukup minum, hindari paparan panas berlebih, dan gunakan pelindung diri. Bagi musafir yang berpuasa namun tidak kuat, diperbolehkan tidak berpuasa demi menjaga kondisi tubuh,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla










