Pemerintah Siapkan Layanan Publik Terintegrasi Selama Masa Libur Lebaran 2026

AKURAT.CO Pemerintah terus memperkuat sinergi untuk memastikan masa libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah berlangsung lancar, aman dan nyaman.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menjelaskan, persiapan tahun ini dilakukan lebih awal dengan memetakan potensi masalah di lapangan, serta menyiapkan langkah antisipatif secara terintegrasi.
Pemerintah tidak hanya menitikberatkan pada kelancaran transportasi tetapi juga kesiapan layanan dasar yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
Berdasarkan laporan Kementerian Perhubungan, prakiraan pergerakan masyarakat pada periode Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143.915.053 orang. Sehingga seluruh kementerian dan lembaga perlu mengantisipasi lonjakan mobilitas secara terkoordinasi.
"Sinergi lintas kementerian dan lembaga kita siapkan agar mudik tahun ini berlangsung lancar, nyaman, aman, dan selamat. Kita fokus pada permasalahan yang berpotensi muncul serta langkah antisipasi yang harus dilakukan sejak dini, termasuk menghadapi risiko bencana hidrometeorologi," ujar Pratikno, dalam Rapat Tingkat Menteri Persiapan Hari Raya dan Libur Idulfitri 1447 H/2026 M di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, yang digelar Kamis (12/2/2026).
Pratikno menjelaskan, sejumlah aspek strategis menjadi perhatian utama, antara lain kesiapan tempat peribadatan, layanan kesehatan di jalur mudik dan lokasi tujuan, penguatan posko terpadu, ketersediaan dan kelayakan moda transportasi darat, laut, dan udara, serta layanan inklusif bagi lansia, anak, dan penyandang disabilitas.
Baca Juga: Cara Tukar Uang Lebaran 2026 Lewat Aplikasi PINTAR Resmi BI
Pemerintah juga memastikan kesiapan destinasi wisata yang diperkirakan mengalami peningkatan kunjungan selama masa libur Lebaran.
Selain itu, pemerintah kembali menyiapkan sistem integrasi mudik gratis seperti tahun sebelumnya agar pelaksanaan lebih tertib, terkoordinasi, dan tepat sasaran. Integrasi ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh informasi dan akses layanan secara terpadu.
"Seluruh elemen terkait telah menyiapkan langkah-langkah secara matang untuk memperlancar masyarakat kembali ke kampung halaman. Sistem integrasi mudik gratis akan terus kita perkuat agar lebih efektif dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat," ujar Pratikno.
Dalam rapat tersebut, masing-masing kementerian dan lembaga memaparkan kesiapan sektoral, termasuk rekayasa dan pengendalian kepadatan arus lalu lintas.
Perhatian khusus diberikan pada daerah rawan bencana, mengingat sebagian wilayah masih berada pada kategori curah hujan menengah hingga tinggi (100-400 mm). Sehingga koordinasi dengan BMKG dan BNPB diperkuat untuk mengantisipasi cuaca ekstrem selama periode mudik.
Pratikno juga menekankan pentingnya komunikasi publik yang terintegrasi. Agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat terkait jadwal perjalanan, kebijakan pengaturan lalu lintas, serta imbauan keselamatan selama perjalanan.
Baca Juga: Mudik Gratis Lebaran 2026 Rute Jakarta–Jawa Tengah, Ini Syarat yang Perlu Disiapkan
"Dengan perencanaan yang lebih awal dan koordinasi yang semakin solid, pemerintah berharap mobilitas masyarakat selama hari raya dan libur Idulfitri 1447 Hijriah dapat berlangsung lancar, nyaman, aman, seluruh pemudik selamat sampai tujuan," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









