Kondisi Cuaca Buruk, Evakuasi Longsor Bandung Barat Ditunda hingga Besok Pagi

AKURAT.CO Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengatakan proses pencarian dan penyelamatan (SAR) longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasir, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat sempat terhenti akibat faktor cuaca buruk.
"Operasi hari ini total terhambat oleh kondisi cuaca. Hujan, kabut, jarak pandang sampai hanya 100 meter, sehingga operasi tidak memungkinkan untuk dilanjutkan," kata Syafii, Rabu (28/1/2026).
Pihaknya memastikan, operasi pencarian akan dilakukan kembali pada esok pagi dengan mengerahkan seluruh kekuatan yang ada. Nantinya, proses akan diawali dengan pembagian tugas dan sektor pencarian, kemudian dilanjutkan dengan penurunan anjing pelacak (K-9) di awal.
Baca Juga: Basarnas: Identifikasi Prajurit Marinir Korban Longsor Bandung Barat Wewenang KSAL
"Kemudian personel-personel dengan melibatkan peralatan yang ada, mulai dari peralatan perorangan sampai dengan alat berat yang sudah disiapkan," jelasnya.
Selain unsur darat, Basarnas juga akan menerjunkan dengan memaksimalkan unsur udara jika kondisi memungkinkan, guna memantau serta melihat kondisi lokasi bencana dari udara.
"Kalau cuaca bagus, unsur udara juga selalu dimaksimalkan untuk melihat bagaimana kondisi lokasi bencana," ucap Syafii.
Berkaitan dengan posko, pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, pemerintah provinsi, kementerian dan lembaga terkait, serta unsur TNI dan Polri, khususnya dalam proses pencarian dan evakuasi korban.
Sementara itu, pada malam hari, kegiatan akan difokuskan dengan koordinasi lanjutan, pembaruan dan sinkronisasi data, serta pemantauan proses DVI. Dia juga menyatakan sebagian korban telah diserahterimakan kepada pihak keluarga.
Baca Juga: 27 Jenazah Korban Longsor Bandung Barat Teridentifikasi, Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga
"Itu yang sudah direncanakan pada sore ini. Malam ini dilanjutkan hanya koordinasi, update data, sinkronisasi, dan monitoring," tegasnya.
Saat ini, sebanyak 53 kantong berisi body part korban dalam operasi bencana longsor telah ditemukan dan diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI).
"Kami menyampaikan bahwa hingga pembaruan terakhir pada pukul 16.00 WIB, total 53 kantong berisi body part korban telah diserahkan kepada tim DVI," kata dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 2Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 3Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 7Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 8Prediksi Skor Wales vs Denmark 5 Oktober 2026: Duel Ketat di Cardiff
- 9Presiden Prabowo: Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun dalam Dua Tahun
- 10Prabowo Saksikan Penyerahan Hasil Penyelamatan Uang Negara Rp13,2 Triliun dari Satgas PKH






