Kemendikdasmen Minta Tambahan Rp5,03 Triliun Pulihkan Pendidikan di Wilayah Bencana Sumatera

AKURAT.CO Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menegaskan dalam rangka penanganan bencana Sumatera di sektor pendidikan, pihaknya memerlukan anggaran sebesar Rp5,03 triliun.
Penambahan anggaran itu untuk dukungan layanan pendidikan selama masa pemulihan, sarana dan peralatan pendidikan, tunjangan khusus guru, dan rekonstruksi serta rehabilitasi satuan pendidikan.
Hal ini sebagai komitmen pemerintah, dalam memastikan layanan pendidikan tetap berjalan di wilayah terdampak bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Baca Juga: DPR Kawal Anggaran Rp4 Triliun untuk Pemulihan Fasilitas Pendidikan di Sumatera
Langkah ini dilakukan untuk mengatasi dampak dari bencana yang telah mengganggu aktivitas belajar mengajar di 4.549 satuan pendidikan yang juga melibatkan 657.193 siswa dan 56.882 guru di wilayah tersebut.
"Kondisi ini menuntut langkah cepat dan terkoordinasi agar hak peserta didik dalam memperoleh pendidikan tetap terpenuhi, meskipun dalam situasi darurat," kata Abdul Mu'ti saat rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Rabu (21/1/2026).
Sebelumnya, melalui anggaran Kemendikdasmen telah disalurkan berbagai bentuk bantuan. Antara lain 27.000 paket school kit untuk peserta didik, 168 unit tenda pembelajaran darurat, 147 unit ruang kelas darurat, dana operasional pendidikan darurat untuk 1.339 satuan pendidikan, tunjangan guru terdampak bencana bagi 16.467 guru, dukungan psikososial di 680 satuan pendidikan, dan 147.670 buku untuk mendukung keberlanjutan pembelajaran.
Dari total kebutuhan tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar telah menyalurkan bantuan sebesar Rp94,84 miliar pada akhir tahun 2025. "Sehingga masih terdapat kekurangan anggaran di luar yang telah disalurkan sebesar Rp4,94 triliun," ungkapnya.
Abdul Mu'ti menegaskan, bahwa penanganan dilakukan secara bertahap, mulai dari masa tanggap darurat hingga pemulihan total. Selain perbaikan fisik, fokus utama kementerian adalah memastikan kesejahteraan pendidik yang terdampak.
Baca Juga: Bencana Alam di Sumatera Berdampak Besar pada Perubahan Tata Ruang Wilayah
Seperti melaksanakan rehabilitasi satuan pendidikan, dengan penandatanganan perjanjian kerjasama pada 49 satuan pendidikan di Provinsi Aceh dengan nilai bantuan PKS sebesar Rp 54,53 miliar.
"Proses ini akan terus dilaksanakan menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran dengan proses rehabilitasi akan dilakukan secara bertahap," tegasnya.
"Semoga seluruh bantuan tersebut dapat mendukung kebutuhan anak-anak kita untuk tetap mendapatkan hak pendidikannya meskipun dalam kondisi yang sangat terbatas," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah








