Akurat

Daftar Negara Paling Aman Saat Perang Dunia 3, Ada Indonesia?

Shalli Syartiqa | 21 Januari 2026, 13:53 WIB
Daftar Negara Paling Aman Saat Perang Dunia 3, Ada Indonesia?

AKURAT.CO Meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama akibat konflik Iran-Israel dan invasi Rusia ke Ukraina, telah menimbulkan kekhawatiran akan pecahnya Perang Dunia III.

​Dalam kondisi ketidakpastian ini, muncul pertanyaan tentang negara-negara mana saja yang dianggap paling aman sebagai tempat berlindung.

​​Indonesia termasuk dalam daftar negara yang dinilai aman jika Perang Dunia III terjadi, berkat posisi geopolitik, netralitas militer, dan stabilitas internalnya​.

Daftar Negara Paling Aman Jika Perang Dunia III Terjadi

Dikutip dari berbagai sumber, Rabu (21/1/2026), berikut daftar 12 negara yang dinilai aman berdasarkan posisi geopolitik, netralitas militer, dan stabilitas internal. ​The Economic Times juga mengeluarkan daftar 11 negara dan wilayah yang dianggap paling aman.

Berikut adalah beberapa negara yang sering disebut dalam daftar negara paling aman:

1. Indonesia

​Indonesia termasuk dalam daftar negara teraman untuk berlindung jika konflik Iran-Israel bereskalasi menjadi Perang Dunia III.

​Alasannya termasuk sikap politik luar negeri yang konsisten menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam aliansi militer global. ​

Indonesia juga memiliki stabilitas politik dan keamanan internal yang relatif baik, serta lokasi geografis yang jauh dari kawasan konflik utama. ​Meskipun demikian, Indonesia tetap perlu waspada terhadap dampak tidak langsung seperti krisis ekonomi global.

2. Islandia

​Islandia secara konsisten menduduki puncak Indeks Perdamaian Global dan jarang terlibat dalam konflik internasional.

​Negara Nordik ini relatif terpencil secara geografis dibandingkan dengan negara-negara Eropa lainnya. ​Islandia memiliki cadangan air tawar, sumber daya laut, dan energi terbarukan yang memadai, sehingga tidak terlalu bergantung pada negara lain untuk sumber daya.

3. Selandia Baru

​Selandia Baru menempati peringkat kedua dalam Indeks Perdamaian Global. ​

Negara ini dikenal netral sejak Perang Dunia II dan memiliki lokasi terpencil dengan medan pegunungan yang dapat melindungi dari invasi. ​Selandia Baru juga disebut memiliki bunker nuklir terbaik.

4. Swiss

​Swiss dikenal sebagai negara yang paling sering dikaitkan dengan netralitas politik, bahkan selama Perang Dunia II.

​Negara ini terlindungi dengan baik oleh medan pegunungannya, geografisnya yang terkurung daratan, serta memiliki berbagai tempat perlindungan nuklir.

5. Antartika

​Antartika, atau Kutub Selatan, bisa menjadi tempat teraman karena letaknya yang terisolasi di ujung selatan Bumi.

​Dengan luas 5,4 juta mil persegi tanah yang belum tersentuh, wilayah ini berpotensi menjadi tempat perlindungan massal jika terjadi perang nuklir.

6. Greenland

​Greenland adalah pulau terbesar di dunia dan merupakan wilayah kedaulatan Denmark. ​Pulau ini terpencil secara geografis dan juga bersikap netral secara geopolitik.

​Dengan populasi saat ini yang hanya sekitar 56.000 orang, kecil kemungkinan Greenland akan menjadi target serangan negara mana pun.

7. Fiji

​Fiji adalah negara kepulauan yang terpencil di tengah Samudra Pasifik, sekitar 4.300 km dari Australia. ​Negara ini memiliki populasi yang relatif sedikit dan komitmen terhadap kebijakan luar negeri yang damai.

​Fiji dipenuhi hutan lebat dengan persediaan ikan dan mineral yang berlimpah, menjadikannya tempat perlindungan yang menarik. ​Fiji juga menempati peringkat tinggi dalam Indeks Perdamaian Global.

8. Argentina

​Meskipun Argentina memiliki sejarah terlibat dalam konflik, negara ini diperkirakan bisa menjadi tempat yang memungkinkan untuk bertahan hidup dari kelaparan setelah perang nuklir.

​Argentina dikenal memiliki ketahanan tinggi terhadap perubahan iklim ekstrem dan melimpahnya tanaman yang tahan penyakit, seperti gandum.

9. Chili

​Chili, negara sepanjang lebih dari 6.400 km, diberkahi dengan berbagai tanaman dan sumber daya alam yang melimpah. ​Negara ini juga memiliki infrastruktur terbaik di Amerika Selatan, menjadikannya lokasi yang strategis dan mandiri.

10. Afrika Selatan

​Afrika Selatan menjadi kandidat kuat sebagai tempat aman saat krisis global karena memiliki lahan subur, sumber air melimpah, dan infrastruktur modern.

11. Bhutan

​Bhutan menyatakan netralitasnya terkait konflik apa pun setelah bergabung dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1971.

​Negara ini terkurung daratan dan dikelilingi oleh pegunungan, terutama di bagian timur Pegunungan Himalaya, sehingga lebih mudah untuk mempertahankan wilayahnya.

12. Tuvalu

​Tuvalu dengan populasi hanya 11.000 jiwa, kemungkinan besar tidak menarik perhatian negara adidaya dan agresor karena minimnya sumber daya dan infrastruktur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.