Akurat Logo

Prabowo Heran Negara Disebut Tak Hadir untuk Korban Bencana: Kita Sudah Kerahkan 50 Batalion

Atikah Umiyani | 15 Desember 2025, 18:12 WIB
Prabowo Heran Negara Disebut Tak Hadir untuk Korban Bencana: Kita Sudah Kerahkan 50 Batalion

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa pemerintah telah mengambil langkah strategis dan cepat dalam mengatasi dampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dia mengatakan, sampai saat ini pemerintah telah mengerahkan lebih dari 50 ribu personil TNI dan Polri. Menurutnya, ini adalah bukti bahwa negara hadir untuk membantu masyarakat yang terdampak. 

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menyampaikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).

Baca Juga: Prabowo Akan Bangun 2000 Ribu Rumah untuk Korban Bencana Sumatera

"Kita sudah mengerahkan lebih dari 50.000 TNI dan Polri. 50.000 itu setingkat 50 batalion sudah dikerahkan di daerah terdampak. Kalau dibilang negara tidak hadir, ah, ya, kita waspada saja, ya. Ada unsur-unsur yang memang ya punya agenda-agenda lain," ujar Prabowo. 

Selain itu, pemerintah juga telah mengerahkan 60 helikopter dan belasan pesawat yang terbang untuk menjangkau bantuan ke lokasi-lokasi bencana. 

Baca Juga: Prabowo Janji Seminggu Sekali Kunjungi Lokasi Terdampak Bencana di Sumatera

"Kita sudah kerahkan sekarang lebih dari 60 helikopter dan belasan pesawat yang terbang tiap hari, Medan ke lokasi-lokasi, dari Halim ke provinsi-provinsi tersebut," ujarnya. 

Selain itu, dia juga mengaku sudah memerintahkan Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman bersama Menteri Pekerjaan Umum, untuk segera membangun hunian sebanyak 2.000 rumah. 

"1.000 alat berat juga sudah dikirim, antara lain truk, ekskavator, tangki air bersih dan minum. Kemarin kita juga tambahkan lagi alat berat, truk air minum, persediaan air bersih, serta toilet-toilet portable," ungkapnya. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.