Mensos Ajak Para Ulama Ikut Awasi Program Sekolah Rakyat di Bangkalan

AKURAT.CO Menteri Sosial, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, meninjau langsung Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 51 Bangkalan, Jawa Timur. Dia pun mengajak para ulama dan pengasuh pesantren, untuk ikut membantu mengawasi Sekolah Rakyat di Bangkalan.
"Guru agamanya sudah, yang ditugaskan sudah ada, itu dari Kementerian Agama, tapi di samping itu saya juga nanti akan minta bantuan ulama-ulama dan pengasuh pesantren yang bisa juga bersama-sama membackup," kata Gus Ipul, dikutip Minggu (28/9/2025).
SRT 51 Bangkalan akan diresmikan pada 30 September mendatang, segala persiapan telah dilakukan mulai membangun sarana prasarana hingga rekrutmen guru.
Baca Juga: Sekolah Garuda Pelengkap Sekolah Rakyat, Menerima Siswa Berprestasi dari Semua Kalangan
Gus Ipul menyampaikan, akan ada dinamika pada awal pelaksanaan Sekolah Rakyat, di mana siswa memerlukan waktu untuk adaptasi dengan lingkungan asrama Sekolah Rakyat.
"Itu biasa, nanti akan dicoba guru-gurunya sudah telatih, bagaimana supaya mereka lebih nyaman seiring dengan waktu, jadi di awal-awal ini tantangannya banyak," pungkasnya.
Pada kunjungan ini, selain meninjau sarana prasarana Sekolah, Gus Ipul juga berdialog dengan orangtua dan siswa Sekolah Rakyat. Gus Ipul secara langsung menitipkan pesan kunci memahami Sekolah Rakyat.
Kunci pertama, yaitu memuliakan wong cilik. Sekolah Rakyat memberikan kesempatan kepada keluarga-keluarga yang belum beruntung, untuk bisa menyekolahkan anaknya agar bisa menjadi agen perubahan dan mendorong keluarganya lebih baik di masa yang akan datang.
"Seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden, kalau Bapaknya pemulung, anaknya tidak harus jadi pemulung, kalau Bapaknya mungkin masih susah, anaknya mudah-mudahan nanti lebih hebat," tuturnya.
Baca Juga: Fasilitas Sekolah Rakyat Jangan Hanya Fokus Aspek Fisik, Pemenuhan Gizi Siswa Juga Penting
Kunci kedua, menjangkau yang tidak terjangkau. Sekolah Rakyat hadir menjangkau anak-anak yang selama ini belum terbawa dalam proses pembangunan.
"Ada 4 juta lebih anak usia sekolah yang tidak sekolah, belum sekolah, putus sekolah dan bahkan mungkin berpotensi putus sekolah, banyak sekali di sekitar kita ini, jadi kelihatannya enggak ada apa-apa tapi di tengah-tengah kita ada keluarga yang kesulitan untuk bisa menyekolahkan anaknya," urainya.
Kunci terakhir, yaitu memungkinkan yang tidak mungkin, menciptakan generasi tangguh di masa depan.
"Menghadirkan pemimpin-pemimpin baru, pemungkin-pemungkin baru, agar mereka punya kesempatan yang lebih luas, untuk memperoleh masa depan yang lebih baik," kata Gus Ipul.
Dia menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan miniatur pengentasan kemiskinan. Program-program pemerintah secara terintegrasi akan menyasar penerima manfaat Sekolah Rakyat.
"Anaknya sekolah, orang tuanya diberdayakan, orang tuanya akan jadi anggota koperasi desa merah putih, setelah itu dapat bansos lengkap, orang tuanya juga rumahnya akan dibantu dalam program sasaran 3 juta rumah prioritas Presiden Prabowo," jelasnya.
Di samping itu, anak dan keluarganya juga akan menjadi Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI-JKN).
SRT 51 Bangkalan masuk pada 65 titik Sekolah Rakyat Rintisan tahap 1C, menyusul 100 Sekolah Rakyat yang sebelumnya telah dibuka mulai Juni dan Agustus. Total 165 Sekolah Rakyat sudah dan akan beroperasi di berbagai titik di seluruh Indonesia pada tahun ini.
Saat ini, SRT 51 Bangkalan mengampu 73 siswa terdiri dari jenjang SD dan SMP. Proses belajar mengajar didukung oleh 13 orang guru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah






