Pakaian Adat Jangan Hanya Jadi Simbol, Kedaulatan Budaya Harus Dijaga

AKURAT.CO Pemerintah diminta serius dalam menjaga kedaulatan budaya, terutama soal pakaian adat.
Demikian disampaikan Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi, M. Rifki, menanggapi penggunaan pakaian adat dalam peringatan Hari Kemerdekaan RI.
M. Rifki, yang akrab disapa Eki Pitung, mengingatkan pemerintah agar tidak menjadikan pakaian adat sekadar simbol seremonial di Istana Negara, melainkan benar-benar menjaga kedaulatan budaya bangsa.
Baca Juga: Kenali Jenis Pakaian Adat NTT Dan Keunikannya
"Setiap Hari Kemerdekaan di Istana Negara para pemimpin selalu mengenakan baju adat Nusantara. Ironisnya, pakaian adat itu digunakan tetapi kedaulatan budayanya tidak berdaya, tidak terjaga. Seakan ada tapi tiada," jelasnya kepada wartawan, Minggu (17/8/2025).
Menurut Eki Pitung, Indonesia berdiri di atas sejarah panjang perjuangan para raja dan kesultanan yang menghadapi penjajahan Portugis, Inggris, Belanda hingga Jepang.
Namun, nasib keturunan para pejuang, peninggalan sejarah hingga lahan adat kini kerap terabaikan.
Baca Juga: Mengenal Jenis Dan Keunikan Pakaian Adat Bali
"UUD 1945 Pasal 18B Ayat 2 sudah jelas mengakui masyarakat adat beserta hak tradisionalnya. Lalu bagaimana nasib keturunan mereka? Bagaimana dengan bangunan dan benda sejarah? Jangan-jangan justru dirampas dengan dalih penguasaan aset negara. Bahkan bangunan kesultanan perlahan dibiarkan hancur karena tidak ada perhatian khusus," jelasnya.
Eki Pitung mengatakan, masyarakat adat tidak menuntut berlebihan. Mereka hanya menginginkan pelestarian, perlindungan dan jaminan atas warisan budaya yang mereka miliki.
Dia juga meminta negara memberi perhatian pada kesejahteraan keturunan para pejuang, mulai dari pendidikan, lapangan kerja hingga pemberdayaan ekonomi.
Baca Juga: Unik! 7 Jenis Perhiasan Dan Pakaian Adat Aceh Lengkap Ciri Khasnya
"Tanpa perjuangan mereka, kita tidak akan ada apa-apanya. Mereka berkorban jiwa dan raga merebut kemerdekaan ini. Maka sudah seharusnya mereka mendapat ruang dan perlakuan khusus," ujarnya.
Meski menyampaikan kritik, Eki Pitung tetap optimistis Indonesia akan semakin maju di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
"Saya yakin, di tangan dingin Bapak Prabowo, Indonesia akan jauh lebih maju dan siap menyongsong Indonesia Emas," katanya.
Baca Juga: Auranya Makin Terpancar, 7 Potret Cantik Mahalini Kenakan Pakaian Adat
Lebih lanjut, Eki Pitung mengajak seluruh elemen bangsa agar tidak berhenti pada simbol, melainkan benar-benar turun tangan menjaga warisan dari para pejuang bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raga.
"Kalau bangsa ini mau menghargai kedaulatan budaya di Hari Kemerdekaannya ke-80, itu akan menjadi langkah besar menghormati perjuangan para pendahulu," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








