Badan Bank Tanah Gandeng Kejagung Perkuat Kepastian Hukum dalam Pengelolaan Tanah

AKURAT.CO Badan Bank Tanah bekerja sama dengan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung, guna memperkuat kepastian hukum untuk berbagai pihak yang menjalin kerja sama pemanfaatan tanah dengan Badan Bank Tanah.
Kolaborasi ini diwujudkan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS), tentang penanganan masalah hukum di bidang perdata dan tata usaha negara di kantor Badan Bank Tanah, Jakarta, Kamis (10/7/2025).
Kepala Badan Bank Tanah, Parman Nataatmadja, mengatakan Badan Bank Tanah merupakan badan khusus (sui generis) yang diberikan kewenangan untuk menjamin ketersediaan tanah, dalam rangka ekonomi berkeadilan untuk berbagai kepentingan.
Baca Juga: Komitmen Badan Bank Tanah Jadikan Penajam Paser Utara Segitiga Emas Baru di Kaltim
Seperti kepentingan umum, sosial, pembangunan nasional, pemerataan ekonomi, konsolidasi lahan dan reforma agraria.
"Namanya tanah kompleksitasnya tinggi, tidak terlepas dari sengketa, konflik dan mafia tanah. Tentu kita memerlukan dukungan dari JAMDATUN dalam rangka menata Kembali tanah-tanah agar menjadi tanah negara yang tertib dan menjamin kepastian hukum kepada berbagai pihak," kata Parman dalam sambutannya.
Dia menyampaikan, Badan Bank Tanah saat ini telah mendistribusikan tanah-tanahnya untuk berbagai kepentingan.
Seperti Bandara VVIP IKN, jalan bebas hambatan seksi 5B, TNI-POLRI dan reforma agraria di Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur; Perumahan MBR di Brebes dan Kendal, Jawa Tengah; serta pemanfaatan tanah untuk badan usaha hukum baik dalam skala mikro maupun makro.
"Kami juga sangat siap mendukung asta cita Presiden Prabowo seperti program 3 juta rumah, swasembada pangan dan lainnya dalam hal penyediaan tanah," ujarnya.
Sementara itu, Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun), Narendra Jatna, memuji kehadiran Badan Bank Tanah di Indonesia. Menurutnya, kehadiran Badan Bank Tanah dapat mengakomodir kepentingan negara dalam kemudahan berusaha serta menciptakan kesejahteraan rakyat.
Baca Juga: Kadin dan Bank Tanah Jajaki Sinergi Aset Negara untuk Program Strategis
"Saya lihat Badan Bank Tanah mandatnya unik. Spiritnya untuk mendukung ease of doing business, tapi disisi lain menjaga negara hadir. Bagaimana penjaga penguasaan atas atas tanah negara yang tidak dibatasi tidak hanya untuk kepentingan pemerintah, apapun bisa diterbitkan (alas hak-nya) sepanjang negara hadir," jelas Narendra.
Mantan Kajati Jakarta ini menegaskan, akan mendukung penuh Badan Bank Tanah tidak hanya dalam bentuk bantuan hukum tetapi juga peningkatan SDM.
"Kami pihak DATUN mendukung untuk pelatihan, layanan hukum, bantuan hukum bahkan in the future muncul gugatan yang sesuai mandat Badan Bank Tanah. Melalui PKS ini semoga kita bisa menjalankan tugas lebih baik lagi dan sesuai target kita dengan RPJMN serta Indonesia Emas 2045," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







