Sekolah CT Arsa Jadi Model Sekolah Rakyat Gagasan Presiden Prabowo

AKURAT.CO Wakil Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Muhammad Qodari, menyebut, Sekolah CT Arsa Foundation di Sukoharjo sebagai role model ideal untuk program Sekolah Rakyat yang tengah digagas Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Qodari, Sekolah CT Arsa telah membuktikan kemampuannya dalam menyelenggarakan pendidikan inklusif bagi anak-anak dari keluarga miskin, khususnya kelompok masyarakat ekonomi terbawah (desil 1 dan desil 2).
Sekolah ini tidak hanya membebaskan biaya pendidikan, tetapi juga menyediakan asrama dan konsumsi tiga kali sehari bagi para siswa.
“Sekolah ini menjadi contoh konkret bagaimana pendidikan bisa mengubah nasib anak-anak dari keluarga tidak mampu. Tiga pilar utama yang diterapkan di sini—pengajaran, pelatihan, dan pengasuhan—selaras dengan konsep Sekolah Rakyatyang akan dikembangkan pemerintah,” ujar Qodari saat meninjau lokasi sekolah di Jawa Tengah, Jumat (4/7/2025).
Presiden Prabowo menargetkan pendirian 100 Sekolah Rakyat pada tahun ini, yang akan diperluas hingga menjangkau seluruh kabupaten/kota di Indonesia.
Qodari optimistis, jika semangat dan nilai-nilai yang diterapkan Sekolah CT Arsa dapat diadopsi, maka program Sekolah Rakyat akan mampu memutus rantai kemiskinan dan memberikan masa depan yang cerah bagi jutaan anak Indonesia.
“Saya yakin program Sekolah Rakyat akan berjalan baik bila mengedepankan dedikasi, keberpihakan, dan loyalitas sebagaimana ditunjukkan para pendidik di Sekolah CT Arsa,” ujarnya.
Baca Juga: Jumlah Pemilih di Jakarta Terus Turun, KPU DKI: Warga Jangan Lengah Perbarui Data!
Ia juga mengakui, tantangan implementasi Sekolah Rakyat ke depan tidak ringan karena menyangkut siswa dari latar belakang sosial dan akademik yang beragam.
Namun, pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif untuk memastikan program berjalan optimal.
Sebagai bagian dari garda terdepan pengawasan program prioritas nasional, KSP akan memastikan setiap aspek pembangunan Sekolah Rakyat berjalan sesuai visi besar Presiden—mulai dari perencanaan lahan, pembangunan fisik, hingga sistem pengajaran.
“Kalau Sekolah Rakyat bisa meniru kualitas dan sistem Sekolah CT Arsa, kita optimis anak-anak dari berbagai pelosok akan punya peluang yang sama untuk meraih masa depan lebih baik,” tutup Qodari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








