Zakat Jadi Instrumen Negara untuk Tingkatkan Harkat Martabat Umat

AKURAT.CO Kementerian Agama (Kemenag) menekankan, pentingnya membangun kolaborasi multisektor dalam penguatan ekosistem zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf) di Indonesia.
"Kami di Kemenag mendukung penuh sertifikasi amil dan adopsi mustahik agar kelak menjadi muzaki. Zakat adalah instrumen negara yang bisa meningkatkan harkat martabat umat," kata Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Waryono, Kamis (24/4/2025).
Ketua Umum Forum Zakat (FOZ), Wildhan Dewayana, menekankan pentingnya menggeser fokus dari sekadar aktivitas penghimpunan zakat, menuju upaya menciptakan dampak yang terukur dan transformatif.
Baca Juga: Kemenag Sertifikasi 270 Amil untuk Optimalkan Pengumpulan Zakat
"Zakat harus menjadi energi perubahan sosial. Kita tidak cukup hanya bekerja, tapi harus berdampak. Untuk itu, kolaborasi menjadi kunci utama," ujarnya.
Sejak Juni 2024, kepengurusan FOZ periode 2024–2027 telah menggulirkan sejumlah program berdampak. Seperti, beasiswa sertifikasi amil, kolaborasi ketenagakerjaan, proteksi mustahik lewat Aman Berdaya, serta kolaborasi kemanusiaan untuk Palestina bersama Kementerian Perhubungan.
FOZ juga telah menjangkau 53 titik dalam program penanggulangan kemiskinan ekstrem bersama Kemenko PMK.
Sementara itu, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Noor Achmad, menyatakan bahwa peran strategis zakat sebagai ibadah sosial yang mampu menyucikan muzakki dan menyelamatkan mustahik.
"Zakat adalah kebaikan yang harus dikerjakan bersama, oleh negara dan masyarakat," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa 2026/27: Skor, H2H, Susunan Pemain
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana








