Akurat

Prabowo Bakal ke Kairo Siang Ini, Bertemu Presiden El-Sisi hingga Raja Yordania

Rizky Dewantara | 11 April 2025, 07:50 WIB
Prabowo Bakal ke Kairo Siang Ini, Bertemu Presiden El-Sisi hingga Raja Yordania

AKURAT.CO Setelah menghadiri acara Antalya Diplomacy Forum (ADF) 2025 di Kota Antalya, Turki, Presiden Prabowo Subianto bakal melanjutkan kunjungan kenegaraan Timur Tengahnya ke Kairo, Mesir, pada Jumat (11/4/2025) sore.

"Bapak Presiden di Mesir satu malam. Beliau akan tiba pada hari Jumat petang, kemudian hari Sabtu sore hari, Beliau akan melanjutkan perjalanan ke Doha, Qatar," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, dikutip Antara, Jumat (11/4/2025).

Di Kairo, Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi pada Sabtu (12/4). Pertemuan itu akan mendiskusikan mengenai situasi geopolitik terkini, serta berkonsultasi mengenai situasi di Gaza, berikut mengkonsultasikan rencana Indonesia untuk menampung sementara rakyat Palestina korban perang di Gaza.

Baca Juga: Indonesia-Turki Sepakati 3 Kerja Sama, dari Kebudayaan hingga Penanggulangan Bencana

Dari Kairo, Presiden melanjutkan lawatannya ke Doha, Qatar, kemudian terakhir ke Amman, Yordania. Di Doha, Presiden Prabowo melaksanakan kunjungan kenegaraan.

Sementara di Amman, Presiden Prabowo akan menemui Raja Yordania Abdullah II untuk berdiskusi dan konsultasi mengenai rencana Indonesia untuk membantu rakyat Palestina di Gaza.

Presiden Prabowo, didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, melawat ke lima negara di Timur Tengah, yaitu Uni Emirat Arab, Turki, Mesir, Qatar, dan Yordania.

Salah satunya, untuk berkonsultasi mengenai rencana Indonesia membantu rakyat Palestina korban genosida militer Israel di Gaza.

Baca Juga: Prabowo Ungkap Jejak Dukungan Ottoman untuk Indonesia di Hadapan Parlemen Turki

"Indonesia dianggap bisa diterima oleh semua pihak yang bertikai. Saya kira, posisi ini membuat kita memang memiliki tanggung jawab, karena itu saya sampaikan bahwa Indonesia siap bila diminta oleh semua pihak untuk berperan, kami siap berperan sesuai dengan kapasitas dan kemampuan Indonesia," kata Prabowo, Rabu (9/4/2025) dini hari.

Dia mengaku, Indonesia siap mengevakuasi sebanyak 1.000 warga Palestina yang menjadi korban serangan Israel. Warga Palestina yang akan dievakuasi, diutamakan adalah yang mengalami luka-luka dan anak yatim piatu.

"Mereka yang luka-luka, mereka yang kena trauma, anak-anak yatim piatu, siapapun," ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.