Akurat

Prabowo Apresiasi Kinerja Polri hingga TNI Jaga Kelancaran Arus Mudik 2025

Paskalis Rubedanto | 7 April 2025, 21:41 WIB
Prabowo Apresiasi Kinerja Polri hingga TNI Jaga Kelancaran Arus Mudik 2025

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, mengapresiasi Polri dan Kementerian terkait yang sudah mengamankan dan melancarkan arus mudik Lebaran 2025. Menurutnya, ini merupakan suatu hal yang membanggakan dan pantas mendapat penghargaan dari masyarakat.

"Sekali lagi kami berterima kasih kepada unsur yang bekerja keras dalam hal ini untuk keamanan mudik. Keamanan selama bulan puasa selama mudik dan kembali dari mudik sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Kapolri," kata Prabowo saat menghadiri panen raya di desa Radegan Wetan, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4/2025).

Selain Kepolisian, kelancaran arus mudik dan balik juga berkat kerja keras dari Kementerian Perhubungan, TNI dan juga stakeholder lainnya yang terlibat.

Baca Juga: Bukan Klaim Politik, Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2025 Bukti Kerja Keras Semua Pihak

Atas nama pemerintah dan segenap rakyat Indonesia, Prabowo memberikan apresiasi tinggi kepada pimpinan-pimpinan yang terlibat penyelenggaraan arus mudik dan balik.

"Atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia, saya ucapkan terima kasih. Saudara-saudara sebagai pimpinan sangat bertanggung jawab, sangat berpretasi dan pantas diberi penghormtan oleh seluruh rakyat Indonesia," tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, mengungkapkan angka fatalitas korban meninggal dunia selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 mengalami penurunan signifikan.

Dalam konferensi pers di Command Center KM 29, Agus menyebutkan penurunan angka korban tewas mencapai 47 persen secara nasional.

"Fatalitas korban meninggal dunia, yang meninggal dunia turun 47 persen, ini selama operasi data nasional," ujar Irjen Agus, Senin (7/4/2025).

Baca Juga: Kemenko Polkam Tinjau Titik Simpul Mudik, Pastikan Arus Balik Aman dan Lancar

Penurunan signifikan juga terjadi pada jumlah korban meninggal di jalan tol. Berdasarkan data Korlantas, jumlah korban tewas akibat kecelakaan di jalan tol turun drastis sebesar 72 persen dibandingkan tahun lalu, dari 44 menjadi 12 kasus.

"Untuk fatalitas korban meninggal dunia di jalan tol dari 44 turun menjadi 12, sejumlah 72 persen," jelasnya.

Tidak hanya itu, jumlah kecelakaan lalu lintas secara keseluruhan juga menunjukkan tren penurunan. Pada Operasi Ketupat 2025, tercatat 2.637 kasus kecelakaan, menurun 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 3.728 kasus.

"Demikian juga kami laporkan untuk laka lantas, laka lantas juga alhamdulillah ada penurunan dari 3.728 selama operasi tahun 2025 menjadi 2.637," urai Agus.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.