Rekrutmen Siswa dan Guru Sekolah Rakyat Masih Tunggu Perintah Prabowo

AKURAT.CO Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menyebut bahwa proses rekrutmen siswa dan guru Sekolah Rakyat tinggal menunggu titah Presiden Prabowo Subianto.
Saat ini, pihaknya bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Muti, terus berkoordinasi guna mematangkan persiapan rekrutmen tersebut.
"Misalnya kapan kita harus rekrutmen guru atau kita kapan rekrutmen siswa-siswi gitu. Jadi terus itu kita akan mulai ya, tapi untuk semuanya paralel sudah berjalan. Tinggal nunggu arahan Presiden," ucap Gus Ipul di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (10/3/2025).
Baca Juga: Mensos Lapor ke Prabowo, 50 Sekolah Rakyat Siap Beroperasi Tahun Ini
Dia berharap, proses rekrutmen tersebut sudah bisa dilakukan pada bulan ini. Namun, semuanya masih tergantung persetujuan dari Presiden Prabowo.
"Ya dalam bulan ini, akhir bulan ini atau bulan depan sudah dimulai. Kalau nanti memang sudah artinya disetujui oleh Presiden perencanaan kita ini. Semuanya tergantung arahan Presiden," ujarnya.
"Diharapkan ya akhir bulan ini atau bulan depan sudah dimulai. Tapi sekarang kita sedang matangkan timnya," sambungnya.
Sementara itu, Gus Ipul juga akan melaporkan bahwa ada sekitar 50 Sekolah Rakyat yang sudah siap beroperasi dalam tahun ajaran 2025-2026.
"Sampai hari ini masih sekitar 50-an lah yang sudah siap untuk menyelenggarakan sekolah rakyat tahun ini. Tapi semuanya mau kita laporkan dulu ke Presiden," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








