BPKH dan BPS-BPIH Bersinergi Tingkatkan Pelayanan Haji 2025

AKURAT.CO Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama 30 Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH) se-Indonesia menggelar forum sinergi untuk meningkatkan layanan haji.
Acara yang berlangsung di Jakarta ini mengusung tema “Strategi Peningkatan Pelayanan Haji Tahun 2025” dan bertujuan untuk mengevaluasi capaian pendaftaran haji tahun 2024 serta merumuskan strategi guna meningkatkan jumlah pendaftar haji di tahun 2025.
Anggota Badan Pelaksana BPKH Bidang Penghimpunan, Transformasi, dan Teknologi Informasi, Harry Alexander, menegaskan komitmen BPKH dalam meningkatkan layanan pendaftaran haji, termasuk bagi jemaah haji tunggu dan mereka yang telah menunaikan ibadah haji.
Sebagai bagian dari upaya digitalisasi, BPKH telah meluncurkan BPKH Apps—sebuah aplikasi yang memungkinkan jemaah haji melihat nilai manfaat dari virtual account hasil pengelolaan dana haji.
"Kami juga mendorong BPS-BPIH untuk terhubung dalam ekosistem digital haji, salah satunya melalui konektivitas antara BPKH Apps dan aplikasi mobile milik BPS-BPIH. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan inklusi keuangan syariah, tetapi juga mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan pendaftaran haji," ujar Harry, Sabtu (1/3/2025).
Baca Juga: Pemerintah Tutup 343 TPA Open Dumping, Daerah Terancam Sanksi jika Tak Berbenah
Selain itu, BPKH dan BPS-BPIH juga berencana mengembangkan keagenan haji guna memperluas sosialisasi dan edukasi terkait pengelolaan keuangan haji.
Dalam forum tersebut, BPKH juga menyoroti pentingnya inovasi produk perbankan syariah yang dapat menunjang layanan haji.
"BPS-BPIH dapat berkolaborasi dengan BPKH dalam menghadirkan layanan seperti tabungan haji, cicilan setoran awal (SA), setoran lunas (SL), hingga tabungan emas berbasis digital," tambah Harry.
Sementara itu, Anggota BPKH Bidang Investasi Surat Berharga dan Emas, Indra Gunawan, menegaskan, kerja sama dengan BPS-BPIH akan terus diperkuat guna menghadirkan produk unggulan (product champion) yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Dengan sinergi yang solid, kita tidak hanya meningkatkan pelayanan haji, tetapi juga berkontribusi dalam kesejahteraan umat dan pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia," ungkap Indra.
Melalui berbagai langkah strategis ini, BPKH optimistis bahwa pelayanan haji akan semakin mudah, transparan, dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Baca Juga: Giat Sosial AMPI, Bagikan Takjil dan Makanan di Bulan Puasa 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








