Kader PDIP yang Ikut Retret di Tengah Jalan Enggak Dapat Sertifikat Lulus

AKURAT.CO Kepala daerah dari PDIP yang baru akan bergabung mengikuti retret di Akmil Magelang tidak akan mendapat sertifikat lulus dari pemerintah.
Pasalnya, menurut Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, terdapat pembobotan yang mengharuskan para kepala daerah hadir 90 persen dalam kegiatan retret yang dimulai sejak 21 Februari kemarin.
Maka dari itu, dia menyampaikan bahwa kepala daerah yang menyusul mengikuti retret akan dibedakan sertifikatnya oleh Kemendagri.
"Kami akan bedakan dengan sertifikatnya. Yang 90 persen, sertifikatnya lulus, yang datang di tengah-tengah kami berikan sertifikat telah mengikuti. Telah mengikuti saja, enggak ada kata-kata lulusnya," kata Mendagri di Magelang, Minggu (23/2/2025).
Baca Juga: Sejumlah Kepala Daerah Bakal Gabung di Retreat dalam Waktu Dekat, Ada dari PDIP
Namun demikian, Mendagri tidak menutup kesempatan bagi kepala daerah yang baru bergabung.
"Saya tahu dalam beberapa waktu ini akan ada lagi yang akan bergabung, saya enggak akan sebutkan jumlahnya bergabung. Silakan, kami welcome masuk," pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mengatakan, kemungkinan ada sejumlah kepala daerah yang bergabung di acara pembekalan atau retret dalam waktu dekat.
Dia menyebut bahwa masih ada 47 kepala daerah yang belum bergabung. Namun, Wamendagri tidak menjelaskan siapa saja yang akan hadir dan kapan bergabung.
Baca Juga: Tiga Kepala Daerah Kelelahan Saat Retreat, Dua Dirawat di RS
"Mengenai waktunya kapan, siapa saja, mari kita tunggu," katanya.
Wamendagri mengatakan, sesi materi disampaikan sejumlah menteri mulai Minggu malam dan Senin (24/2/2025).
Kepala daerah yang tidak hadir telah kehilangan sesi Lemhannas.
"Tetapi kita berharap yang akan bergabung ini akan banyak sekali mendapatkan perspektif dari seluruh menko dan menteri menteri terkait yang akan menyampaikan tentang poin-poin Asta Cita," jelasnya.
Baca Juga: Sikap PDIP Soal Retret Kepala Daerah Perlihatkan Tradisi Oposisi
Sebagai informasi, dari 503 kepala daerah yang dijadwalkan hadir dalam retret, hanya 456 orang yang hadir, sementara 47 lainnya tidak muncul.
Dari jumlah tersebut, enam kepala daerah memberikan surat izin resmi karena sakit atau ada kegiatan keluarga, sementara sisanya tidak memberikan keterangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2, Cek Jadwal Garuda di Final FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah






