Akurat Logo

Pimpinan DPR Puji Presiden Prabowo Bantu Jemaah dengan Penurunan Biaya Haji

Paskalis Rubedanto | 7 Januari 2025, 10:45 WIB
Pimpinan DPR Puji Presiden Prabowo Bantu Jemaah dengan Penurunan Biaya Haji

AKURAT.CO Pimpinan DPR mengapresiasi keputusan penurunan biaya haji tahun 2025 atau 1146 Hijriah.

Wakil Ketua DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal, mengatakan, Presiden Prabowo Subianto sangat membantu masyarakat, terutama jemaah haji dengan menurunkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).

"Di bawah pemerintahan Presiden Bapak Prabowo Subianto, BPIH bisa diturunkan dan ini sangat membantu masyarakat. Pak Prabowo mengerti betul kesulitan masyarakat karena perekonomian yang sedang lesu," katanya, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (7/1/2025).

"Tentunya penurunan biaya haji ini berkat kajian mendalam yang telah dilakukan DPR bersama Kementerian Agama, Badan Penyelenggara Haji (BPH) dan BPKH yang berhasil menurunkan komponen-komponen biaya haji," Cucun menambahkan.

Baca Juga: Biaya Haji Turun, BPKH Jamin Kualitas Tetap Terjaga dan Siap Gelontorkan Dana Tepat Waktu

Ia menekankan kepada pemerintah untuk betul-betul menjaga agar hak-hak rakyat terkait ibadah haji dapat dijalankan sebaik-baiknya.

Terutama terkait pokok keabsahan pelaksanaan ibadah haji agar diperhatikan dengan seksama.

"Yang paling penting mengenai rukun ibadahnya. Makanya petugas-petugas yang diangkat oleh kementerian, oleh panitia penyelenggara haji itu harus betul-betul punya tanggung jawab secara moral karena dia dibayar oleh negara, dibayar oleh rakyat," jelas Cucun.

"Petugas yang berangkat ke sana harus membimbing pelaksanaan ibadah jemaah. Jadi, harus juga bisa memastikan dari sisi ibadahnya," sambung legislator dari Dapil Jawa Barat II itu.

Baca Juga: Biaya Haji 2025 Turun Dibandingkan Tahun Lalu, Apakah Kualitasnya Akan Turun?

Cucun berharap pemerintah dapat melobi Arab Saudi agar Indonesia mendapat tambahan kuota haji.

Namun dengan catatan, tambahan kuota digunakan untuk haji reguler, sehingga antrean calon jemaah dapat semakin berkurang.

"Kita punya harapan ada tambahan kuota. Pemerintah bisa negosiasi ada tambahan lagi kuota, sehingga memperkencil antrean jadi lebih banyak lagi untuk yang punya kesempatan sekarang berangkat ibadah haji. Tapi kuota ini harus urut kacang. Misalkan ada yang tidak mampu berangkat, jangan loncatnya ke tahun yang masih baru tapi sesuai urutan," paparnya.

Cucun juga mengingatkan pentingnya pemerintah memperhatikan rekomendasi dari Panitia Khusus Haji DPR periode lalu terkait pelaksanaan ibadah haji.

Baca Juga: Prabowo Ingin Biaya Haji Dipangkas dan Masa Tunggu Bisa Dipercepat

"Bagaimana hal yang sudah baik memang harus dipertahankan bukan dibuang. Tetapi yang kemarin, temuan-temuan pansus itu yang merupakan apa yang terjadi, misalkan ada moral hajat daripada penyelenggara segala macam sangat penting, agar panitia penyelenggara hati-hati," imbaunya.

Cucun memastikan bahwa DPR akan serius melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan ibadah haji.

Demi memastikan hak-hal rakyat dalam pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan dengan berkeadilan.

"Karena kami semua wakil rakyat, representatif dari daerah pemilihan masing-masing, ingin penyelenggaraan haji ini dapat memberikan pelayanan ibadah haji dengan baik," pungkasnya.

Baca Juga: Biaya Haji 2025 Turun, Menteri Agama Jelaskan Penyebabnya

DPR bersama pemerintah resmi menetapkan biaya perjalanan ibadah haji 2025 sebesar Rp55,4 juta per orang.

Biaya ini turun sekitar Rp500 ribu dibandingkan musim haji tahun 2024 yang sebesar Rp56 juta.

Adapun, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) ditetapkan sebesar Rp89.410.258 per jemaah. Turun Rp4 juta dari Rp93.410.286.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.