Biaya Haji Turun, BPKH Jamin Kualitas Tetap Terjaga dan Siap Gelontorkan Dana Tepat Waktu

AKURAT.CO Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengungkapkan bahwa terdapat tiga poin penting dari keberhasilan pemerintah menurunkan biaya haji 2025.
Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menyebut, salah satunya yaitu memastikan kualitas pelayanan tetap terjamin meski biaya haji mengalami penurunan.
"Keberhasilan pertama adalah menjadikan biaya haji yang lebih terjangkau bagi jemaah dengan tidak meninggalkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji. Kedua, yaitu sustainabilitas keuangan haji turut terjaga dengan baik. Dan yang ketiga, menjaga asas transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana haji," terangnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (7/1/2024).
Baca Juga: Menag Sebut Penurunan Biaya Haji 2025 Jadi Prioritas Presiden Prabowo
Diketahui, dalam Rapat Panitia Kerja Komisi VIII DPR kemarin diputuskan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2025 sebesar Rp89,41 juta untuk jemaah reguler.
Angka ini turun dibandingkan BPIH 2024 yang sebesar Rp93,4 juta.
Turunnya BPIH juga berdampak pada berkurangnya Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 2025 atau ongkos yang harus dikeluarkan jemaah haji reguler tahun ini.
Porsi biaya yang ditanggung jemaah dengan nilai manfaat yang dikelola BPKH diputuskan dengan perbandingan 62 persen berbanding 38 persen.
Baca Juga: Prabowo Ingin Biaya Haji Dipangkas dan Masa Tunggu Bisa Dipercepat
Dengan proporsi tersebut, biaya yang dikeluarkan jemaah haji reguler tahun ini hanya Rp55,43 juta, turun dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp56,04 juta.
Sedangkan, sisanya sebesar Rp33,98 juta ditanggung menggunakan dana nilai manfaat yang diperoleh dari hasil pengembangan keuangan haji yang dikelola oleh BPKH.
Adapun, total nilai manfaat yang digelontorkan untuk mendukung pelaksanaan ibadah haji tahun 2025 mencapai Rp6,83 triliun.
Menurut Fadlul, BPKH siap melaksanakan keputusan yang disepakati pemerintah dan DPR.
Baca Juga: Biaya Haji 2025 Resmi Diturunkan Jadi Rp55,4 Juta per Jemaah
Ia juga memastikan dana tersebut akan turun tepat waktu.
"Kami memastikan ketersediaan dana tepat waktu oleh BPKH untuk pembiayaan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025," ujarnya.
Fadlul menjelaskan, kemampuan menanggung biaya haji melalui dana nilai manfaat tidak lepas dari sejumlah terobosan BPKH dalam mengoptimalkan dana umat yang dikelola.
Di antaranya dengan mendirikan anak usaha yang masuk dalam ekosistem perhajian sejak tahun 2023.
Baca Juga: Biaya Haji 2025 Turun Dibandingkan Tahun Lalu, Apakah Kualitasnya Akan Turun?
"Saat ini BPKH Limited telah mengelola sejumlah aset produktif berupa hotel di Mekkah, Madinah dan Jeddah, yang seluruh keuntungannya digunakan untuk menambah nilai manfaat bagi kepentingan jemaah haji Indonesia," tuturnya.
"BPKH berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji dari tahun ke tahun dan menjaga keberlanjutan dana haji yang telah dikelola dengan prudent dan profesional," tambah Fadlul menjelaskan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 3Kalender Jawa 25 September 2026: Benarkah Jumat Kliwon Hari Baik untuk Menikah?
- 4Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini, Cek Jam Tayang dan Linknya
- 5Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 6Indonesia vs Singapura Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026!
- 7Prediksi Skor Indonesia vs Singapura Hari Ini 25 September 2026, Cek Susunan Pemain!
- 8Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 9KPK Pantau Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
- 10Kunjungi Pindad, Ketua MPR Dorong Penguatan Industri Pertahanan Nasional








