Alasan Ilmiah Mengapa Indonesia Tidak Mengalami Fenomena Aurora Borealis

AKURAT.CO Aurora borealis, atau yang sering disebut sebagai cahaya utara, adalah fenomena alam menakjubkan yang terjadi ketika partikel bermuatan dari matahari berinteraksi dengan medan magnet Bumi di atmosfer bagian atas.
Interaksi ini melepaskan energi dalam bentuk cahaya, memancarkan warna-warna indah seperti hijau, merah, dan ungu.
Untuk menyaksikan pertunjukan cahaya kosmik ini, diperlukan kondisi yang sangat spesifik, yaitu berada di wilayah dengan garis lintang tinggi, baik di belahan Bumi utara maupun selatan.
Menurut laman Space, aurora terjadi ketika partikel bermuatan dengan energi tinggi dari matahari bertabrakan dengan atmosfer atas Bumi pada kecepatan hingga 72 juta km per jam.
Baca Juga: Prabowo Subianto Panggil 40 Tokoh untuk Kabinet 2024-2029: Tidak Semua Terpilih!
Energi ini mempengaruhi elektron dalam partikel tersebut, mengangkatnya ke tingkat energi yang lebih tinggi.
Namun, kemungkinan melihat aurora di Indonesia sangat kecil. Ini karena di sekitar garis khatulistiwa, medan magnet hampir sejajar dengan permukaan Bumi, sehingga aurora lebih terkonsentrasi di dekat wilayah kutub.
Dengan posisi geografis Indonesia yang berada di garis khatulistiwa, fenomena aurora tidak dapat terlihat di negara ini.
Aurora tampak seperti pita cahaya yang bergerak sebagai respons terhadap medan magnet Bumi.
Sebagai tambahan informasi, medan magnet Bumi terpusat di kutub utara dan kutub selatan. Aurora yang terjadi di kutub utara disebut Aurora Borealis, sementara di kutub selatan dikenal sebagai Aurora Australis.
Baca Juga: Menpora Dito Harap Semangat Inklusifitas yang Telah Dibangun Tidak Terputus
Negara-negara di belahan Bumi utara adalah lokasi terbaik untuk menyaksikan aurora borealis tahun ini, termasuk Norwegia, Swedia, Finlandia, Greenland, Islandia, Kanada, dan Amerika Serikat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK




