Akurat Logo

Pemprov Jakarta Gandeng Badan Gizi Nasional untuk Program Makan Bergizi Gratis

Citra Puspitaningrum | 27 Agustus 2024, 10:43 WIB
Pemprov Jakarta Gandeng Badan Gizi Nasional untuk Program Makan Bergizi Gratis

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menguji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini dilakukan di SDN 04 Pagi Cipayung, Jakarta Timur, pada Senin (26/8/2024).

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, mengatakan uji coba ketiga ini, dilakukan untuk menemukan formulasi ideal terhadap asupan gizi yang seimbang dan sesuai dengan cita rasa yang diminati oleh siswa-siswi saat makan bersama di sekolah.

"Kita juga memastikan proses penditribusian dan waktu pelaksanaannya. Tentunya disesuaikan dengan nilai pagu anggaran, namun tetap memiliki varian menu yang baik, terpenuhi pemenuhan gizinya, serta higienis," kata Heru.

Nantinya, program MBG ini diarahkan untuk meningkatkan gizi anak, sekaligus memberdayakan pengelola kantin, komite sekolah, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selanjutnya, Pemprov DKI Jakarta akan berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional untuk pelaksanaan program MBG.

Baca Juga: Badan Gizi Nasional Disarankan Tiru Pemkab Banyuwangi Terapkan Program Makan Bergizi Gratis

Badan Gizi Nasional baru dibentuk Presiden Jokowi guna melaksanakan pemenuhan gizi nasional. Badan ini terbentuk usai Jokowi resmi menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional pada 15 Agustus 2024. Jokowi juga baru melantik Dadan Hindayana menjadi Kepala Badan Gizi.

"Harapannya, program Makan Bergizi Gratis dapat meningkatkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas, ketahanan fisik, serta konsumsi yang aman dan bergizi untuk aset bangsa menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.

Sementara itu, Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati mengungkapkan, penyediaan uji coba Makan Bergizi Gratis kali ini dilakukan bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PAM Jaya. Makanan diberikan kepada seluruh siswa, mulai kelas satu sampai kelas enam.

"Penyedia MBG kali ini adalah BUMD PAM Jaya dengan harga Rp 25.000 per porsi, terdiri dari nasi, daging ayam, telur dadar, capcay, buah anggur, air mineral, serta pipilan jagung manis sebagai upaya pengenalan sumber karbohidrat selain nasi," ungkap Suharini.

Di samping itu, paket MBG yang dibagikan harus memenuhi kebutuhan kalori siswa, agar mempunyai energi dalam berkegiatan untuk proses belajar sehari-hari. Hal ini harus menjadi perhatian serius, agar kualitas gizi dan nutrisi siswa terjaga dan bisa menjadi generasi cerdas tanpa kendala gizi.

"Hitungan total kalorinya adalah 450 ribu kalori per porsi. Sementara, kebutuhan kalori anak usia sekolah dasar berkisar 1.800 sampai dengan 2.100 kalori per hari. Sehingga, nilai kalori saat sarapan berkisar 20 persen hingga 25 persen dari total kebutuhan," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.