Tahun Baru Islam Momen Hijrahkan Diri Menjadi Lebih Baik

AKURAT.CO Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1446 Hijriah hendaknya menjadi momen untuk menghijrahkan diri kepada keadaan yang lebih baik.
Demikian disampaikan Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat menghadiri Gebyar Muharam 1446 H Kecamatan Kresek dan Penandatanganan Prasasti Kresek Kampung Santri di Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (14/7/2024).
"Dalam kita memperingati Tahun Baru Hijriah, menurut saya yang penting itu mengambil maknanya, salah satu yang menurut saya penting. Karena hijrah itu pindahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah," kata Wapres, melalui keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (15/7/2024).
"Maka hendaknya momen peringatan 1 Hijriah itu kita upayakan untuk menghijrahkan diri kepada keadaan yang lebih baik, meng-upgrade diri," lanjutnya menjelaskan.
Baca Juga: Cara Mengajarkan Anak Belajar Niat Puasa Asyura Muharram
Wapres juga menjelaskan bahwa hijrah mengandung dua makna, yakni hijrah hissiyah dan hijrah ma'nawiyyah.
Hijrah hissiyah merupakan hijrah secara fisik, yang artinya berpindah dari satu tempat ke tempat lain yang lebih baik.
"Ketika tempat itu tidak baik maka kita disuruh pindah, bumi Allah ini luas hijrah lah kalau di satu tempat itu kita tidak bisa melaksanakan tugas-tugas menjalankan agama dengan baik hijrah," ujar Wapres.
Sementara, hijrah ma'nawiyyah merupakan hijrah perilaku seperti cara berpikir hingga cara bertindak.
"Yang lebih umum lagi yang hijrah ma'nawiyyah dalam arti hijrah perilaku. Menghijrahkan cara berpikir, cara bersikap, dan cara bertindak. Berpikir, bersikap dan bertindak hijrah ke mana? Hijrah kepada apa yang dituntunkan oleh Allah SWT," demikian Wapres.
Baca Juga: Niat Puasa Asyura Muharram, Bolehkah Dilakukan di Siang Hari?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








