Program Pena Muda Bantu Masyarakat Keluar dari Garis Kemiskinan

AKURAT.CO Kementerian Sosial meluncurkan program Pahlawan Ekonomi Nusantara atau Pena Muda untuk membantu lebih banyak individu keluar dari garis kemiskinan.
Penerima manfaat program Pena Muda diprioritaskan bagi anak muda berusia 20-30 tahun tersebut tidak hanya diberikan bantuan modal usaha, namun juga pendampingan dalam menjalankan usaha, pengemasan, pemasaran sekaligus literasi keuangan.
"Memang tidak mudah untuk meraih kesuksesan. Berbagai tantangan pasti akan menghadang. Tapi kalian jangan takut. Kalau jatuh segera bangkit lagi. Jatuh dan gagal lagi terus bangkit lagi. Begitu seterusnya sampai kegagalan takut mendekati kita," jelas Menteri Sosial, Tri Rismaharini, melalui keterangan yang diterima Selasa (4/6/2024).
Baca Juga: Jokowi: Pemerintah Kerja Keras Berantas Kemiskinan di Indonesia
Mensos yang meluncurkan program Pena Muda secara daring pada Minggu (2/6)/2024 mengatakan, setiap orang punya hak untuk meraih kesuksesan.
Menurutnya, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini jika bersungguh-sungguh berusaha untuk meraih keberhasilan.
Adapun, program Pena Muda diprioritaskan bagi anak muda berusia 20-30 tahun yang orang tuanya penerima Program Keluarga Harapan (PKH).
Tidak ada syarat khusus untuk mengikuti program ini, asalkan memiliki tekad kuat untuk berusaha keluar dari kemiskinan dan berupaya meraih kesuksesan.
Sebelum mengikuti program Pena Muda, calon peserta akan mengikuti asesmen untuk menentukan kelayakan menjadi penerima manfaat dari program tersebut.
Baca Juga: KPK Sita Dokumen Dan Bukti Elektronik Dari Kantor Kemensos
Sejauh ini sudah ada sebanyak lebih dari 500 proposal Pena Muda yang dinyatakan lolos quality control.
Mensos menambahkan, Pena Muda yang digalakkan oleh Kemensos telah berhasil melahirkan puluhan ribu wirausahawan sukses, yakni Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah berhasil menjalankan usahanya dan mendapat penghasilan di atas upah minimum kabupaten/kota (UMK).
Oleh karena itu, mereka pun tidak lagi menerima bantuan sosial atau bansos.
Sejak 2023 hingga 30 April 2024, sebanyak 25.360 KPM telah berhasil digraduasi atau tidak lagi bergantung pada bansos.
Melalui program Pena Muda, Kemensos berharap ada lebih banyak KPM yang berhasil menjalankan usaha, sehingga tidak lagi bergantung pada bansos.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







