Kritisi Sikap Abraham Samad, Waketum GP Ansor DKI: Tidak Mencerminkan Tokoh Berpendidikan dan Muslim yang Bijak
Atikah Umiyani | 19 Maret 2024, 18:51 WIB

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum (Waketum) Pemimpin Wilayah GP Ansor DKI Jakarta, Sofyan Hadi, menyayangkan perilaku pegiat media sosial yang mencatut tokoh agama untuk dijadikan bahan politik memecah belah anak bangsa.
Sebagaimana, hal itu dilakukan Abraham Samad melalui chanel YouTube nya yang sempat membuat judul “Nasaruddin Umar: Rezim Jokowi Akan Tiba Ajalnya, Perlu Pertobatan Nasional. Negara Punya Ajal”.
"Perilaku ini kami rasa tidak mencerminkan seorang tokoh berpendidikan dan seorang muslim yang bijak," kata Sofyan kepada wartawan, Selasa (19/3/2024).
Sofyan menegaskan, pihaknya tak segan-segan untuk melaporkan kepada pihak yang berwajib jika memang ada pihak yang mencatut ulama untuk adu domba kepentingan politik belaka.
"Kami perlu sampaikan kepada pihak-pihak yang suka mencatut ulama atau menjadikan ulama kami sebagai bahan politik adu domba kami akan tuntut dan melaporkan kepada pihak berwajib untuk diproses secara hukum," ujarnya.
Sofyan juga mendesak pihak youtube untuk memblokir akun Abraham Samad Speak Up tersebut agat hal serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari. Sebab, menurutnya yang dibutuhkan masyarakat adalah ketenangan bukan perpecahan.
"Dimana suasana ramadhan ini semua umat islam dan warga Indonesia ingin ketenangan dan kenyamanan dalam menjalankan ibadah puasa," pungkasnya.
Sebagai informasi, dalam tampilan terbaru chanel YouTube Abraham Samad Speak Up, judul yang dimuat diduga telah berubah menjadi “Nasaruddin Umar: Setiap Rezim Akan Tiba Ajalnya, Perlu Pertobatan Nasional. Negara Punya Ajal”.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK






