Bakal Ada Uji Coba Mobil Terbang dan Angkutan Umum Tanpa Pengemudi di IKN

AKURAT.CO Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Bambang Susantono, mengungkap akan ada uji coba mobil terbang dan angkutan umum tanpa pengemudi di IKN.
Menurutnya, transportasi di IKN akan menggunakan konsep provoke konsep, yakni menguji coba terlebih dahulu kecocokan dengan teknologi dan kondisi di IKN.
“Jadi transport itu nanti Insya Allah kita melakukan provoke konsep. Provoke konsep itu istilahnya adalah uji coba cocok enggak sih teknologinya sama kondisi kita di lapangan. Itu untuk yang angkutan umum publik yang tidak memiliki driver tanpa awak, satu. Kemudian juga yang mobil terbang,” ujar Bambang kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/3/2024).
Baca Juga: Operasi Keselamatan 2024, Polisi Tindak 86.437 Pelanggaran Lalu Lintas
Selain itu, Bambang menyebut akan ada uji coba teknologi canggih lainnya, seperti tiang listrik yang bisa menjadi tempat informasi.
“Di samping itu juga ada beberapa provoke konsep untuk bagaimana misalnya tiang-tiang listrik itu nanti berfungsi juga sebagai tempat-tempat informasi, misalnya gitu ya,” bebernya.
“Jadi ada tiang tiba-tiba kita mau tanya ‘Ini kalau saya mau ke kafe ini lewat mana?’ Dia bisa jawab. Itu contoh fitur-fitur smart dan kita uji cobakan,” pungkasnya.
Baca Juga: Cara Melestarikan Budaya Lokal di Era Digital
Sebelumnya, mobil terbang menjadi salah satu pembahasan dalam rapat kerja antara Komisi II DPR RI dengan Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara Nusantara Bambang Susantono di ruang rapat Komisi II DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/3/2024).
Dalam sesi tanya jawab, Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Mohamad Muraz menyinggung paparan Bambang terkait uji coba kelayakan untuk mobilitas udara mutakhir.
Menanggapi pertanyaan itu, Bambang membenarkan OIKN akan melakukan uji coba kelayakan untuk mobilitas udara mutakhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










