Goenawan Mohamad: Lima Tahun Mendatang Kita Bangun Institusi yang Telah Dirusak Rezim Jokowi

AKURAT.CO Peluang menang pasangan capres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, sangat terbuka pada Pilpres 2024.
Wartawan senior sekaligus perintis Komunitas Utan Kayu (KUK), Goenawan Mohamad, mengatakan, yang pasti bangsa Indonesia akan membangun institusi pemerintahan yang sudah rusak saat ini.
"Nanti kalau Prabowo menang atau tidak menang, lima tahun mendatang kita bangun institusi yang lebih baik yang telah dirusak oleh Jokowi," katanya dalam konferensi pers betajuk Maklumat Kepada Jokowi Yth... di Komunitas Utan Kayu, Jakarta, Jumat (9/2/2024).
Sosok yang juga dikenal sebagai budayawan dan penyair ini menyebut bahwa rezim Joko Widodo telah merusak sejumlah institusi seperti Mahkamah Agung, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan juga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Baca Juga: Komunitas Utan Kayu Desak Presiden Jokowi untuk Tinggalkan Istana dengan Terhormat
"Akibatnya nanti kita akan punya negara yang tidak ada aturan yang tidak berat sebelah," kata Goenawan.
Diungkapkannya, hal ini adalah yang berbahaya. Apalagi jika Mahkamah Konstitusi sampai tidak dipercaya lagi oleh rakyat untuk menjadi pengadil.
Menurut Goenawan, Jokowi merasa dirinya tetap bisa mengontrol keadaan meskipun tak lagi menjadi presiden.
"Tidak bisa. Tidak ada dalam sejarah orang yang tidak punya jabatan resmi punya akses kepada alat-alat kekuasaan, pasti tidak sekuat dulu. Nah, dia pikir bahwa dengan anaknya di sana dia bisa mengontrol," jelasnya.
Jika Jokowi berpikiran bahwa Prabowo akan mematuhi dinamika politik, Goenawan berpendapat tidak demikian.
"Karena nanti saya ceritakan saja, apa analisa saya kalau Prabowo menang. Intinya kita akan punya pemerintahan yang tidak stabil karena legitimasinya lancung tadi pakai dan koalisinya koalisi orang-orang sakit semua, sakit kejujuran," paparnya.
Baca Juga: TKN: Presiden Jokowi Tak Hadir di Kampanye Akbar Prabowo-Gibran
Komunitas Utan Kayu sendiri mengeluarkan maklumat untuk mendesak Presiden Jokowi meninggalkan Istana secara terhormat.
Komunitas Utan Kayu menilai Jokowi melakukan manipulasi lembaga-lembaga negara, anggaran negara dan sumber daya pemerintahan. Serta bersekongkol dengan oligarki demi kepentingan politik keturunannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








