Akurat Logo

Tips Mencegah Banjir Pelanggaran Kampanye Di Pemilu 2024 Dari Bawaslu

Citra Puspitaningrum | 10 November 2023, 22:08 WIB
Tips Mencegah Banjir Pelanggaran Kampanye Di Pemilu 2024 Dari Bawaslu

 

AKURAT.CO Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI memberikan pembekalan kepada jajaran pengawas di berbagai daerah, dalam rangka mencegah banjir laporan dugaan pelanggaran kampanye Pemilu 2024.

Pembekalan kepada para pengawas dilakukan dalam bentuk Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pencegahan dan Persiapan Pengawasan Kampanye Pemilu Tahun 2024.

Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, menjelaskan, contoh acara pembekalan tersebut dilakukan Bawaslu di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (14/10/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Lolly memastikan penyampaian materi teknis untuk memperkuat pola pencegahan yang digalakkan Bawaslu, agar dugaan pelanggaran kampanye Pemilu 2024 tidak membanjiri kolom pelaporan.

Baca Juga: Surati Pimpinan Parpol, Bawaslu Larang Kampanye Sebelum 28 November

"Jadi pengawas pemilu itu harus rajin memitigasi kerawanan. Tujuannya memastikan identifikasi kerawanan secara berkala, menjadi penting dilakukan," kata Lolly dikutip dari laman resmi bawaslu.go.id yang disiarkan Kamis (9/11/2023).

Menurut Lolly, giat mitigasi kerawanan yang semakin sering dilakukan jajaran pengawas. Sebagai contoh, di NTT yang memiliki indeks kerawanan pemilu yang rawan tinggi dari segi politisasi suku, agama, ras dan antar-golongan (SARA).

"Itulah alasan Bawaslu RI mengadakan Rakernas di NTT. Agar kita semua dapat belajar memitigasi kerawanan dari NTT. Dengan membaca dan memitigasi kerawanan pemilu, mudah-mudahan dari NTT ini, akan mampu menekan segala kerawanan di Pemilu 2024," demikian Lolly.

Baca Juga: Bawaslu Ingatkan Mahasiswa Jangan Golput

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.