Akurat Logo

Negara Barat Diam Ketika Israel Bombardir Gaza, Prabowo Geram

Atikah Umiyani | 4 November 2023, 20:19 WIB
Negara Barat Diam Ketika Israel Bombardir Gaza, Prabowo Geram

 

AKURAT.CO Capres Prabowo Subianto mengaku geram melihat negara-negara barat yang mendiamkan Israel ketika memborbardir Gaza. Kegeraman ini disampaikan Prabowo ketika menghadiri acara dialog yang digelar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), di Makassar, Sabtu (4/11/2023).

Capres yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) menilai negara-negara barat tidak pro-kemanusiaan. Sikap barat sangat bertentangan dengan pernyataan mereka yang mengagungkan HAM dan demokrasi.

"Sayang disayang, mereka banyak mengajarkan demokrasi. Mereka ajarkan hak asasi manusia. Tapi, begitu ada sebuah negara yang bom rumah sakit, yang bunuh anak-anak kecil, mereka diam seribu bahasa," kata Prabowo.

Baca Juga: Menhan Prabowo dan Menlu Retno Bahas Pengiriman Bantuan Kemanusiaan Palestina

Eskalasi yang meningkat di Gaza buntut konflik Israel-Hamas mengakibatkan lebih dari 9.100 warga Palestina tewas akibat serantan Israel selama periode 7 Oktober-2 November 2023. Data tersebut berdasarkan laporan United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA) dari Kementerian Kesehatan Gaza, dan keterangan resmi pemerintah Israel.

Korban tewas dari Palestina yang berada di Jalur Gaza mencapai 9.061 jiwa. Sedangkan luka-luka tembus mencapai   22.911 orang. Sementara pada wilayah Tepi Barat, korban tewas 132 orang dan korban luka 2.281 orang.

Baca Juga: Prabowo Bicara Situasi Global, Mulai Rusia-Ukraina Hingga Gaza Dan Pengaruhnya Terhadap RI

Dalam periode sama, jumlah total korban jiwa dari pihak Israel sekitar 1.419 orang dan korban luka-luka mencapai 5.415 orang. Sementara negara-negara barat seolah menutup mata melihat korban-korban yang berjatuhan.

"Mereka yang mengajarkan kita hak asasi. Jadi, ternyata saudara-saudara, apa yang diajarkan seringkali bukan itu yang diyakini," ujarnya.

Baca Juga: Pengiriman Kapal Rumah Sakit Indonesia Ke Gaza Tunggu Izin Mesir

Prabowo juga mengingatkan bagaimana sejarah memiliki nilai penting bagi peradaban bangsa. Untuk itu, dirinya berharap para cendekiawan Muslim dapat terus mempelajari sejarah, selain mempelajari IPTEK.

"Kita harus belajar sejarah. Karena itu, cendekiawan Muslim, selain IPTEK, saya juga berharap belajarlah sejarah," ujarnya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.