Akurat

Raden Mas Panji, Orang Indonesia Pertama Dengan Gelar Sarjana

Eko Krisyanto | 20 September 2023, 17:50 WIB
Raden Mas Panji, Orang Indonesia Pertama Dengan Gelar Sarjana

AKURAT.CO Sarjana merupakan gelar akademis yang diberikan dari perguruan tinggi kepada seseorang karena telah menyelesaikan studi.

Selain itu, sarjana juga merupakan sebutan kehormatan yang juga memiliki arti orang pandai serta menjadi gelar yang eksis di kalangan mahasiswa hingga saat ini.

Orang pertama yang menyandang gelar sarjana di Indonesia adalah Raden Mas Panji.

Baca Juga: Berkarier di Korea Selatan: Kesempatan Tenaga Ahli Las dan Sarjana Terkait

Siapa Raden Mas Panji?

Raden Mas Panji Sosrokartono yang memiliki nama lengkap Raden Mas Panji Kartono atau biasa dikenal Kartono merupakan putra ke tiga dari pasangan Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat dan Mas Ajeng Ngasirah dari delapan bersaudara. Ia merupakan kakak kandung dari Raden Ajeng Kartini.

Raden Mas Panji juga merupakan orang pertama yang mendapatkan gelar sarjana di Indonesia.

Baca Juga: Gara-gara Anime One Piece Mahasiswa ini Raih Gelar Sarjana

Riwayat Pendidikan Raden Mas Panji

Sebelum mendapatkan gelar sarjana, Raden Mas Panji menimba ilmu di Europeesche Lagere School di Jepara. Selepas menimba ilmu di Europeesche Lagere School, ia melanjutkan pendidikan ke Hogere Burger School di Semarang dan selesai pada 1897.

Setelah selesai menempuh pendidikan di dua sekolah tersebut Raden Mas Panji melanjutkan menimba ilmu di Kota Delft, Belanda, tepatnya di sekolah teknik tinggi sebelum akhirnya menempuh pendidikan di Fakultas Sastra Timur di Universitas Leiden dan menyelesaikannya pada tahun 1908.

Semasa mengejar gelar sarjana, perjalanan Raden Mas Panji tidak berlangsung mulus. Pada Maret 1908, Raden Mas Panji tercatat telah mengambil program Master, namun kuliahnya tidak sampai pada promosi seperti yang direncanakan.

Beberapa penyebab ketidakmulusan perkuliahan Raden Mas Panji diduga menjadi pemicunya. Beberapa sumber yang tercatat menduga serta mengaitkan kegagalan tersebut dengan Snouck Hugronje yang menjadi dosen di sana pada 1907.

Pasalnya, saat itu pemikiran Raden Mas Panji yang dinilai progresif dan menjunjung tinggi emansipasi dinilai kotra dengan pandangan Snouck Hugronje yang memiliki darah kolonial dan konservasif.
Dalam perspektif sumber yang didapat dari Belanda dikatakan bahwa Raden Mas Panji tidak dapat menahan diri di tengah kehidupan Barat.

Setelah semuanya berakhir, Raden Mas Panji mendapatkan gelar Docterandus in de Oostersche Talen sekaligus mendapatkan predikat summa cumlaude dan menjadi orang Indonesia pertama yang menyandang gelar sarjana. (Sastra Yudha Muhidin)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK