Maung Pindad hingga Airbus, Ini Deretan Alutsista Hasil Belanja Prabowo

AKURAT.CO, Kementerian Pertahanan RI diketahui memiliki salah satu anggaran terbesar dalam APBN Negara. Salah satu aksi yang dilakukan oleh Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, adalah melakukan sejumlah pembelian alutsista. Terbaru, Prabowo telah memsan dua pesawat Airbus A400M yang direncanakan datang di tahun 2022 mendatang.
Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan deretan alutsista pesanan Menhan Prabowo Subianto.
1. Kendaraan Maung PT Pindad
Sesaat setelah Jokowi memerintahkan untuk segea membeli alutsista baru, Pabowo memutuskan untuk memesan 500 unit kendaraan taktis (rantis) 4x4 produksi PT Pindad sebagai salah satu pemenuhan kebutuhan pertahanan negara. Dipesan pada Juli tahun 2020 40 unit Maung telah diserahkan kepada KSAD TNI ketika itu. Maung merupakan kendaraan yang mampu melakukan berbagai manuver terutama untuk mendukung berkendara di berbagai medan operasi.
2. Kapal perang Fregat dari Italia
Prabowo juga telah melakukan kontrak kerja sama dengan perusahaan pembuat kapal dari Italia, Fincantieri terkait pemesanan kapal perang fregat. Nantinya, perusahaan alutsista Italia tersebut akan mengirimkan enam kapal fregat kelas FREMM dan dua fregat bekas kelas Maestrale yang telah dibangun sekitar tahun 1980an. Memiliki panjang 123 meter dan berat 3.040 ton, kapal Maestrale telah dilengkapi dengan misil anti kapan permukaan laras 127 mm, dan torpedo. Sedangkan kapal fregat kelas FREMM yang memiliki bobot 6,5 ribu ton dan panjang 144 meter telah dilengkapi dengan sonar dan senjata seperti 127/64 volcano gun.
3. Pesawat Airbus A400M
Beberapa waktu lalu, Prabowo juga telah memesan dua pesawat Airbus A400M yang memiliki dwifungsi sebagai pesawat angkut dan tanker. Tak hanya itu, Prabowo juga kemudian memesan empat pesawat Airbus A400M tambahan demi memberikan dukungan terhadap perawatan dan pelatihan. Pesawat ini diklaim sangat bisa diandalkan untuk pengangkutan taktis dan pengiriman barang dan personel di berbagai medan, khususnya alat logistik yang berat dan lebar. Bahkan, pesawat ini mampu mengangkut beban berat seperti truk berkapasitas 80 ton hingga ekskavator.
4. Jet tempur Rafale
Alutsista lainnya yang telah masuk dalam daftar rencana pembelian dari Kemenhan adalah jet tempur multiperan Rafale. Prabowo diklaim telah menandatangani kontrak awal dengan Dassault Aviation, perusahaan pembuat jet tempur Rafale di Prancis. Dalam kesepakatan yang ditandatangani pada Juni 2021 tersebut, Kemenhan memesan 36 unit jet tempur Rafale. Sedangkan pemberlakukan kontrak ini baru akan berjalan pada Desember 2021 setelah Indoensia membayar uang muka.
5. Proyek KF-21
Korea Selatan dan Indonesia telah masuk ke tahap selanjutnya dalam proyek pengembangan pesawat tempur yang bernama KF-21 Boramae. Kesepakan dua negara ini telah berlangsung sejak tahun 2014 silam. Sedangkan pesawat Boramae tersebut nantinya diproyeksikan akan menggantikan pesawat tempur F-4 dan F-5 buatan AS.
Selain itu, Kemenhan juga menyatakan bahwa RI juga akan mendatangkan sejumlah alutsista lainnya seperti Boeing F-15 EX hingga Lockheed Martin C-130J Super Hercules pada beberapa tahun mendatang. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





