Akurat

Muhammad Kece Ditangkap, Muannas Tiba-tiba Seret Nama Yahya Waloni

| 25 Agustus 2021, 17:57 WIB
Muhammad Kece Ditangkap, Muannas Tiba-tiba Seret Nama Yahya Waloni

AKURAT.CO, Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Muannas Alaidid memberikan pujian kepada jajaran Bareskrim Polri karena cepat menangkap Muhammad Kece, youtuber yang dianggap menistakan agama Islam.

Kece ditangkap di Bali. Dia kini sudah menjadi tersangka kasus penistaan agama.

"Terima kasih Polri, apresiasi setinggi-tingginya," kata Muannas sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari akun Twitter @muannas_alaidid pada Rabu (25/8/2021).

Muannas menilai sikap Kece berpotensi memecah belah bangsa. Oleh karena itu, dia mengatakan cepat tanggap kepolisian semata-mata demi kerukunan antar-umat beragama.

"Semua dilakukan semata-mata demi kerukunan antar umat beragama dan tak ada tempat bagi mereka yang memecah belah. @DivHumas_Polri," ujarnya. 

Selain itu, Muannas tiba-tiba menyeret nama Yahya Waloni. Dia menuding Yahya juga berupaya memecah belah masyarakat. 

"Setelah Kece saya berharap minimal hukum juga berlaku sama ke Yahya Waloni dulu aksi memecahbelah masyarakat. Terhadap kerukunan beragama tidak kalah bahayanya, apalagi laporannya menumpuk di kepolisian dari berbagai pihak, ini penting agar berimbang tidak ada kesan dikotomi mayoritas terhadap minoritas," pesan Muannas ke polisi.

Berdasarkan penelusuran, Yahya Waloni pernah menjadi sorotan publik. Dia pernah membuat pernyataan kontroversial di tengah pandemi Covid-19. Di mana dia mengaku tidak pernah memakai masker.

"Dari awal saya enggak pernah pakai masker, sampai sekarang biarpun mati saya tidak mau pakai masker. Jangankan denda, ditembak mati sekalipun saya tidak akan pakai masker," kata Yahya.

Selain itu, Yahya menyebut virus corona merupakan strategi komunis.

Dalam sebuah ceramah, dia mengatakan bahwa virus corona adalah strategi untuk membuat umat Islam tidak bisa ibadah berjamaah.

Yahya  juga pernah menyampaikan pesan kepada orang-orang yang hendak masuk Islam.

Kata Yahya, bagi orang yang hendak masuk Islam atau mualaf, jangan sekali-kali mencoba apabila tidak memiliki harta.

"Saya bilang ke jamaah agar selalu kritis. Kalau mau coba-coba masuk Islam, jangan masuk Islam kalau otak tumpul dan hidupnya miskin," kata Yahya dikuti dari video yang diunggah di channel YouTube Termometer Indonesia pada 9 Februari 2021.[]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.